Dispersip Kalsel dan Perpusnas RI Gelar Sosialisasi Koleksi Digital Perpusnas dan i-Kalsel

Bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Sosialisasi Koleksi Digital Perpustakaan Nasional RI dan i-Kalsel, Selasa (3/2/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut dibuka oleh Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas RI, Suharyanto, S.Sos., M.Hum., dan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan, Sri Mawarni, S.Sos., M.Si.

Dalam sambutannya, Kepala Dispersip menegaskan bahwa dunia perpustakaan saat ini menghadapi dinamika perubahan yang sangat cepat seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Kondisi tersebut menuntut perpustakaan untuk terus bertransformasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

“Pengembangan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi menjadi sebuah keharusan, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan,” ujarnya.

Sri Mawarni menjelaskan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis sebagai pusat belajar masyarakat yang menyediakan akses informasi dan fasilitas pembelajaran.

Oleh karena itu, penguatan layanan digital menjadi penting untuk menjawab kebutuhan pemustaka yang menginginkan akses informasi secara cepat dan mudah.

Ia juga menyoroti berbagai layanan digital yang telah dikembangkan oleh Perpusnas, seperti INLISLite dan iPusnas, serta layanan digital daerah i-Kalsel yang saat ini semakin diminati masyarakat.

“Transformasi perpustakaan digital membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten.

Sosialisasi ini menjadi bagian penting untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas para pengelola perpustakaan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat mengikuti sosialisasi dengan baik serta mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh di masing-masing perpustakaan guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Sosialisasi ini juga diharapkan dapat mendukung upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penguatan layanan perpustakaan berbasis digital.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas RI, Suharyanto, mengapresiasi kesepahaman Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengenai pentingnya penguatan budaya baca dan kecakapan literasi, serta optimalisasi pemanfaatan koleksi digital Perpusnas di daerah.

“Perpusnas menyambut baik inisiatif Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan menegaskan dukungan penuh dalam meningkatkan kecakapan literasi masyarakat melalui akses informasi yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Suharyanto, perpustakaan di era digital tidak lagi sekadar menjadi ruang penyimpanan koleksi, melainkan telah bertransformasi menjadi simpul pengetahuan, pusat pembelajaran sepanjang hayat, serta penggerak literasi berbasis data dan konten digital.

Selain itu, melalui Perpusnas Press dan Sistem Penerbitan Nasional (SiPena), Perpusnas juga berperan strategis dalam pengembangan literasi nasional.

“Perpusnas Press hadir sebagai wahana penerbitan ilmiah dan literasi nasional yang mendorong lahirnya karya-karya berkualitas dari pustakawan, akademisi, peneliti, dan pegiat literasi di seluruh Indonesia.

Melalui Perpusnas Press, hasil kajian, naskah lokal, serta pengetahuan berbasis kearifan daerah dapat didokumentasikan, diterbitkan, dan disebarluaskan secara lebih luas,” pungkasnya.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para kepala perpustakaan, pustakawan, serta pengelola perpustakaan kabupaten/kota, sekolah, dan perguruan tinggi se-Kalimantan Selatan.

Adapun narasumber dalam kegiatan ini antara lain Edi Setiawan, S.I.Pust., Salamun Ababil, S.Hum. (Pustakawan Ahli Pertama), serta Novi Prasetyo Utami, S.I.Pust., M.A.P. (Pustakawan Ahli Muda).

Sumber : dailyretorika.id

Share the Post:

Related Posts