Yusuf Senang Pelayanan Perpus Palnam Ramah dan Cepat

Yusuf warga Tanah Bumbu merasa senang dengan pelayanan yang diberikan oleh petugas Perpustakaaan Palnam Dispersip Kalsel di Banjarmasin. Hal ini ia rasakan saat mendatangi Perpus Palnam yang pertama kali buka layanan akhir pekan sejak pandemi Covid 19, Minggu (7/8) siang lalu. “Pertama kali saya datang ke Perpus, petugasnya ramah menyambut kami yang datang jauh dari Tanah Bumbu, pelayanannya pun prima,” kata Yusuf yang juga seorang penyair asal Bumi Bersujud ini.

Tujuannya datang ke Perpustakan Palnam dalam rangka membuat kartu anggota. “Saya datang untuk membuat kartu keanggotaan perpus sekaligus, tak disangka ternyata prosesnya cepat tanpa harus menunggu lama,” katanya.

Selain itu menurutnya, pelaksanaan protokol kesehatan sudah sangat baik dimana pengunjung wajib cuci tangan dan cek suhu sebelum masuk. Di dalam perpus juga wajib pakai masker serta melakukan jaga jarak satu sama lain.

Sementara Wildan, pengunjung lainnya mengatakan pelayanan di Perpustakaan terasa sekali suasana kekeluargaannya. “Di sini kita merasa dilayani dengan baik dan ada suasana kekeluargaan, jadi saya bangga menjadi bagian keluarga Perpustakan Palnam ini,” kata Wildan.

Layanan akhir pekan perpustakaan Palnam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan yang kembali beroperasi sejak Sabtu (6/3/2021). Hal ini disambut antusias oleh masyarakat. “Layanan Sabtu-Minggu perdana kami di bulan Maret ini disambut antusias oleh Ayah dan Bunda di Kota Banjarmasin dan sekitarnya,” kata Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani.

Dia menuturkan, pada layanan perdana hari libur sejak adanya pandemi COVID-19, banyak orang tua yang mendaftarkan anak masing-masing menjadi anggota perpustakaan Palnam. “Alhamdulillah di minggu pertama layanan ini banyak balita yang didaftarkan orang tuanya menjadi anggota perpustakaan. Tidak hanya itu, para pengunjung juga banyak yang meminjam buku baik untuk membaca ditempat ataupun dibawa pulang,” jelas Nurliani.

Selama memberikan layanan, Nurliani menegaskan pihaknya tidak lupa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan ketat, baik terhadap pengunjung ataupun petugas perpustakaan Palnam. Dia juga menyarankan agar para pengunjung tidak berlama-lama di ruang baca, dan lebih diarahkan untuk menggunakan gazebo yang ada di halaman perpustakaan Palnam. 

Sumber:jejakbanua.com