Weekend Perdana Ramadan di Kid’s Library Palnam

Beberapa lokasi tersebut sebetulnya ada satu lokasi yang sebenarnya menarik untuk di datangi para orang tua serta sang buah hati untuk mengisi waktu weekend selama bulan ramadhan yaitu kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan yang teletak di kawasan Jalan Achmad Yani Km.6 Banjarmasin. Dimana, kantor yang sekarang akrab di sapa Palnam ini terdapat sebuah perpustakaan khusus anak atau Kids Library.

Dari namanya saja, perpustakaan yang berada persis di bawah bangunan rumah banjar kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan ini, memang di desain sebagai lokasi khusus anak-anak untuk dapat mengenal dunia literasi atau penambah ilmu dengan membaca. Tidak hanya itu saja, untuk menarik kunjungan bagi anak-anak, di perpustakaan yang ramah anak ini juga ditaruh beberapa permainan mulai Balita hingga anak-anak yang sudah duduk di bangku Sekolah Dasar.

Di bulan Ramadhan 1442 Hijriah tahun 2021 ini, aktivitas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimatan Selatan tampaknya makin banyak. Di Kids Library Dispersip Palnam, suasana makin ramai. Hal ini karena banyak anak-anak yang libur sekolah menjadikan Kids Library sebagai tempat menghabiskan liburan, seperti pada hari pertama puasa Ramadan. “Iya makin ramai. Banyak orangtua yang membawa anaknya mengisi liburan di Kids Library,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimatan Hj Dra Nurliani Dardie M.AP, di Banjarmasin. “Dibandingkan dengan hari-hari biasa, jumlahnya mengalami peningkatan selama Bulan Puasa ini,” kata Bunda Nunung sapaan akrab Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimatan Selatan.

Ia mengatakan kalau hari biasa pengunjung perpustakaan itu sekitar 90 orang per hari, sedangkan selama Ramadhan meningkat menjadi kira-kira 100 orang per hari. Mereka yang berkunjung ke tempat itu, katanya, bukan hanya para pelajar dan mahasiswa yang sedang mengisi liburan sekolah, tetapi juga kalangan masyarakat umum.

Selain membaca berbagai buku yang menjadi koleksi perpustakaan itu, pengunjung juga membaca sejumlah koran, baik terbitan lokal maupun nasional. Hingga saat ini, ribuan buku menjadi koleksi perpustakaan setempat. Selain itu, katanya, beberapa pengunjung juga memanfaatkan layanan internet nirkabel yang disiapkan secara terbuka dan gratis oleh pengelola perpustakaan. “Ada juga yang berlama-lama di sini karena memanfaatkan wifi untuk mencari berbagai informasi,” katanya.

Ada juga, katanya, di antara mereka terlihat sudah berjanji terlebih dahulu untuk bertemu di perpustakaan setempat untuk melakukan diskusi. Ia mengatakan masyarakat setempat mengunjungi perpustakaan setempat rata-rata dua hingga tiga jam per hari.

liputan4.com