Webinar Nikmatnya Membaca Buku, Dispersip Hadirkan Najwa Shihab

Mengusung tema: “Nikmatnya Membaca Buku”, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel sukses adakan webinar (web seminar). Seminar dengan mamanfaatkan teknologi dunia maya   kerjasama Dispersip Kalsel dengan Perpusnas RI, menghadirkan Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab, sebagai narasumber tunggal.

Sementara Kadispersip Kalsel, Hj Nurliani Dardie, dan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpusnas RI, Dra Woro Titi Haryanti, menjadi keynote speaker. Webinar diadakan diaplikasi Zoom Meeting dengan kuota 1.000 peserta, dan juga disiarkan langsung melalui YouTube Dispersip Prov Kalsel, Jumat (24/7) siang.

“Acara hari ini merupakan tonggak bersejarah bagi Kalsel, khususnya Dispersip Prov Kalsel,” ucap Bunda Nunung, sapaan familiar Hj Nurliani Dardie, ketika membuka talkshow virtual.

Menurut Nana, sapaan akrab Najwa Shihab, masyarakat sudah lebih senang membaca melalui media online. Tapi kenikmatan membaca buku secara fisik, tidak bisa dikalahkan. “Saya sejak kecil setiap harinya terbiasa membaca buku, dan menganggap itu sebagai kebutuhan. Karena itu, diperlukan dukungan dari semua pihak supaya generasi milenial kembali bisa gemar membaca buku fisik,” ujar host Mata Najwa ini.

Anak-anak, sambung Nana, sekarang lebih suka membaca melalu layar gawai atau gadget, bukan berarti  tidak bisa mengalihkan kesukaannya itu. “Bantu mereka untuk mencintai buku fisik dengan mulai mendapatkan buku sesuai tema, hobi atau artis yang sedang digemarinya,” jelasnya.

Dengan buku fisik, lanjut Nana, bisa melatih daya imajinasi dan masuk dalam alur cerita yang tertulis dalam buku tersebut.

Sementara Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas, Woro Titi Haryanti, mengatakan, pada masa sekarang ini kegiatan webinar menjadi keniscayaan yang dibutuhkan masyarakat untuk terus menambah pengetahuan. “Kita patut bersyukur, berbagai perpustakaan di seluruh Indonesia telah menghiasi ruang digital dengan berbagai tema bidang kepustakaan, maupun tema peningkatan kegemaran membaca,” katanya.

Woro juga sependapat dengan Najwa, membaca bukan sekadar hobi, tapi jadi kebutuhan dalam menjalani kehidupan. Tumpukan buku seperti ajakan menjelajahi misteri kehidupan dan semesta, yang hanya dapat dicapai ribuan kali masa kehidupan.

banuapost.co.id