Wakil Rakyat Apresiasi Dan Dukungan Gerakan Dispersip Kalsel

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Syaripuddin MAP mengapresiasi dan mendukung gerakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) provinsinya. “Kita apresiasi dan dukung gerakan literasi yang cukup gemilang dan berhasil pada posisi teratas seluruh Dispersip provinsi di Indonesia,” ujar laki-laki yang akrab dengan sapaan Bang Dhin tersebut melalui WA-nya, Jumat (23/4) malam.

“Begitu pula rencana  menghadirkan Menko PMK Muhajir Effendy dalam ‘talk show’ virtual ke 27 Dispersip Kalsel selama pandemi COVID-19 pada akhir April ini, kita apresiasi dan dukung,” lanjut laki-laki yang akrab dengan sapaan Bang Dhin tersebut.

Bang Dhin atau wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel VI/Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) itu juga akan menjadi narasumber pada acara Talk Show Dispersip provinsi setempat, akhir April ini (2021). “Gerakan Dispersip Kalsel tersebut wujud keseriusan dalam membangun literasi di Banua (maksudnya daerah provinsi setempat), meskipun di tengah pandemi COVID-19,” demikian Bang Dhin.

Sebelumnya Kepala Dispersip Kalsel Hj Nurliani Dardie menyatakan, pihaknya akan terus berupaya mendongkrak kompetensi sumber daya manusia (SDM) terutama generasi muda dan anak anak sekolah. “Generasi muda dan anak anak sekolah lebih banyak melakukan aktifitas di rumah. Seharusnya terjadi peningkatan minat membaca,” ujar Bunda Nunung – sapaan akrab Kepala Dispersip Kalsel tersebut.

Bunda Nunung mengatakan, budaya membaca merupakan transfer ilmu pengetahuan untuk dapat menghasilkan pemikiran yang produktif untuk kemajuan masyarakat.
“Jika budaya masyarakat semakin meningkat otomatis SDM kita akan semakin produktif untuk kemajuan Banua,” katanya.

Talkshow virtual ke-27 bersama Menko PMK Muhadjir Effendy akan mengusung tema “Literasi Meningkatkan Kompetensi SDM”, yang akan dilakukan pada penghujung April 2021.

Selain itu, Wakil Ketua DPRD Kalsel Muhammad Syaripuddin selaku narasumber pada acara talk show tersebut yang hanya menghadirkan separuh peserta dari kapasitas pengunjung agar protokol kesehatan (Prokes) berjalan baik. “Masyarakat yang ingin mengikuti bisa secara live melalui virtual dalam jaringan (Daring) zoom dan youtube Dispersip Palnam,” demikian Nunung.

Sumber:kalsel.antaranews.com