Usai Dibuka, Perpustakaan Palnam Dan Tendean Mulai Ramai Pengunjung

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan mulai membuka layanan perpustakaan Palnam dan Siring Tendean belum lama tadi.

Semenjak dibuka rerata pengunjung harian mencapai 75 orang. Salah satunya adalah Nor Hayati yang merasa sedih saat dua perpus tersebt ditutup, terutama untuk mencara referensi tes masuk perguruan tinggi. “Jika saya harus ke toko buku, saya harus membel dan mengeluarkan uang,” ucap Hayati kepada Jejakrekam, Kamis (16/7/2020).

Dia meras terbantu saat Dispersip membuka layanan Perpustakaan Palnam dan Siring tendean, sebab koleksi buku dua perpustakaan tersebut terbilang lengkap.

Sementara itu salah satu staf layanan Iwan mengatakan bahwa di era Kenormalan baru ruang layanan Perpus Palnam menerapkan protokol kesehatan yaitu mewajibkan pengunjung mencuci tangan dengan sabun pada saat datang dan pulang di wastafel yang telah disediakan, pengecekan suhu tubuh menggunakan thermogun, menjaga jarak bangku di ruang baca dewasa dan anak dan menggunakan masker.

“Pengunjung juga hanya di persilahkan duduk dan membaca tanpa harus mencari buku langsung ke rak buku agar buku yang ada di rak tidak banyak tangan yang menyentuhnya dan kami yang berkewajiban mencari buku tersebut,” kata Iwan.

Terpisah Kadispersip Kalsel Nurliani Dardie menyampaikan bahwa Perpustakaan dimasa sekarang telah bertransformasi dengan Inklusi Sosial.

“Jadi Perpustakaan bukan hanya tempat untuk membaca namun telah menjelma menjadi tempat berkegiatan, pengembangan budaya, sosial, wadah berdiskusi dan wisata literasi dikalangan masyarakat,” tandasnya.

jejakrekam.com