Tingkatkan Tata Kelola Arsip, Dispersip Gelar Rakor

Dalam rangka menjamin terjaganya Arsip, ketersediaan arsip yang autentik, terpercaya dan andal serta meningkatkan kualitas pelayanan publik, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Kearsipan Internal secara virtual Kamis (25/2).

Rakor dibuka Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan (Kadispersip) Dra Hj Nurliani M.AP biasa disapa Bunda Nunung menyatakan bahwa penyelenggaraan kearsipan bertujuan untuk menjamin terciptanya arsip.

Dalam Rakor tersebut, dirinya mengungkapkan, Dispersip Kalsel telah melaksanakan zoom meeting yang ke 23 kalinya selama masa pandemi covid 19 dan yang ke empat di tahun 2021 atau yang kedua di bulan februari, turut juga menghadirkan narasumber, diantaranya Kepala Pusat Akreditasi Kearsipan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Zita Asih Suprastiwi SH, MH, Arsiparis Madya Endang Kristiani H, SH, MH dan Kasi Pelayanan Kearsipan, Muamar SH, ADC Wakil Ketua DPRD Prov Kalsel Riswan Iriyandy S.Kep..M.kes .

“Ketersediaan arsip yang autentik dan terpercaya, terwujudnya pengelolaan arsip yang handal, perlindungan, kepentingan negara, dan hak-hak keperdataan, keselamatan, dan keamanan aset nasional dan mendinamiskan penyelenggaraan kearsipan nasional serta meningkatkan kualitas pelayanan publik,” jelasnya.

Dia menuturkan, terkait ANRI telah menerbitkan Peraturan Kepala ANRI Nomor 38 Tahun 2015 yakni tentang Pengawasan Kearsipan, karena urusan kearsipan merupakan salah satu urusan wajib pada Pemerintah Daerah sehingga penyelenggaraan harus diawasi.

“Untuk itu, pengawasan penyelenggaraan kearsipan pemerintah di lingkungan pemerintah dilaksanakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi kalimantan Selatan,” ujar Bunda Nunung

Dimana kegiatan rapat koordinasi pengawasan kearsipan sebagai langkah awal dalam melaksanakan pengawasan kearsipan secara nasional yang dilaksanakan pencipta arsip di lingkungan Pemerintah Provinsi kalimantan Selatan.

“Sebagai lembaga Kearsipan daerah di Kalsel sangat berharap pelaksanaan audit kearsipan internal tahun 2021 dapat dilaksanakan oleh seluruh instansi pemerintah,” imbuhnya.

“Selain itu, rakor ini sekaligus dalam upaya  melaksanakan pengawasan atau audit kearsipan internal terhadap SKPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” imbuh Bunda Nunung, wanita yang dikenal smart, energik dan juga aktif.

“Saya mengharapkan melalui rapat koordinasi ini dapat menghasilkan solusi terhadap permasalahan kearsipan sehingga di tahun 2021 dapat mendapatkan predikat yang lebih baik,” pungkas Bunda Nunung.

Sumber : liputan4.com