Tindak Lanjuti Sosialisasi Penyelamatan Arsip, ANRI akan Terjunkan Tim ke Kalsel

Usai pelaksanaan seminar dalam jaringan (sedaring) Sosialisasi Penyelamatan Arsip Pascabencana, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) bakal menerjunkan timnya ke Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), untuk melakukan bimbingan langsung kepada para pejabat terkait dan arsiparis.

Lantaran di beberapa kabupaten/kota sempat mengalami banjir dan longsor, sehingga mengancam keselamatan arsip sebagai identitas dan jati diri bangsa, serta sebagai memori, acuan, dan bahkan untuk pertanggungjawaban dalam berkehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Apalagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota merupakan lembaga kearsipan daerah yang bertanggung jawab dan berkewajiban dalam pengeloalaan arsip.

Untuk itu, Dispersip Kalsel yang telah mengadakan sosialisasi beberapa waktu lalu, meminta bimbingan langsung kepada tim ANRI dalam penanganan arsip pascabanjir.  “Nanti sesuai jadwal yang ditentukan dan disepakati, tim ANRI datang untuk membantu organisasi perangkat daerah dan masyarakat guna dibimbing langsung untuk penyelamatan arsip, baik sebelum terjadinya musibah, pasca, hingga pencegahan,” papar Kepala Dispersip Kalsel, Hj. Nurliani, melalui siaran persnya, Sabtu (20/03/2021).

Sementara itu, menurut Direktur Preservasi ANRI, Dr. Kandar, M.A.P., diturunkanya tim ke Kalsel, adalah bentuk apresiasi pihaknya kepada Dispersip Kalsel, yang mempunyai perhatian lebih terhadap bidang kearsipan dan antusiasme masyarakat yang begitu banyak.  “Mohon kepada Bunda Nunung (sapaan akrab Kepala Dispersip Kalsel) untuk membuat posko penyelamatan arsip, agar dapat membantu pihak terkait hingga arsiparis dapat langsung melakukan restorasi,” paparnya kepada Kepala Dispersip Kalsel.

Rencananya, tim ANRI akan melakukan bimbingan dengan efektif selama 3 hari, yang waktunya segera dikoordinasikan dan ditentukan dalam waktu dekat.

Sumber:jurnalkalimantan.com