Tim Dispersip Peduli Disambut Hangat Pihak Kodim 1002/BRB dan Warga Waki Baru

Sampai di tujuan pertama di Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Selasa (2/2/2021), tim Dispersip Kalsel peduli yang dipimpin Dra Hj Nurliani Dardie M.AP, langsung berkoordinasi dengan pihak Kodim 1002/BRB. Koordinasi dilakukan untuk melakukan pemetaan lokasi yang terdampak banjir di daerah tersebut.

Kedatangan tim Dispersip Peduli disambut hangat oleh Dandim Letkol (Inf) Muh Ishak H Baharudin. Setelah berkoordinasi dan menetapkan beberapa lokasi, tim Dispersip Peduli langsung terjun ke lokasi yang telah ditentukan. “Kita mengucapkan terima kasih, atas perhatian dan bantuan dari pihak Dispersip peduli. Karena memang anak-anak yang menjadi korban bencana banjir ini, sangat membutuhkan hiburan pasca banjir ini, agar tidak menjadi trauma yang mendalam,” ujar Dandim 1002/BRB Letkol (Inf) Muh Ishak.

Kepada Kanalkalimantan.com, Kadispersip yang biasa disapa Bunda Nunung mengatakan, untuk bisa mencapai titik lokasi terdampak banjir, Tim Dispersip akan didampingi pihak TNI AD. Hal ini agar lebih mudah dan aman, karena mereka lebih tahu kondisi di lapangan. “Ya kita kan berusaha memanfaatkan waktu se-efektif mungkin, untuk membantu para korban, terutama anak-anak. Agar mereka bisa tetap semangat dan ceria walaupun habis diterpa bencana,” ujar Bunda Nunung di lokasi bencana.

Didamping Lukman, Bhabinsa Koramil Pagat, tim Dispersip Peduli sampai ke Desa Waki Baru, Kecamatan Batu Benawa. Di lokasi tersebut mereka menggelar kegiatan untuk menghibur warga setempat, terutama anak-anak, seperti dongeng cerita, bernyanyi bersama, membaca buku, dan atraksi badut.

Bunda Nunung juga menambahkan, semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi warga yang menjadi korban dan juga membantu menghibur anak-anak agar tidak tertekan akibat banjir yang terjadi.

“Ya dengan melihat tawa riang anak-anak saat menikmati hiburan yang diadakan tim dispersip, saya merasa puas, ikhtiar kita untuk membantu para korban bisa terjalan kan dengan baik dan bisa diterima oleh para korban sehingga perjalanan kita tidak sia-sia,” tambahnya.

Kegiatan ini disambut baik oleh para warga, dan rasa sukacita dari anak-anak karena pasca banjir ini. Seperti yang diungkapkan oleh wati, salah satu warga setempat. “Ya syukur lah kalau ada kegiatan seperti ini, soalnya kasihan juga sama anak-anak habis banjir ini, takutnya menjadi tekanan bagi anak-anak, karena rasa takut yang masih melekat,” tutupnya.

sumber:kanalkalimantan.com