Tawa Riang Anak-anak Korban Banjir Bandang HST Didatangi Badut Dispersip Kalsel

Perjalanan misi kemanusiaan tim Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel berlanjut, mengantarkan bantuan dan menghibur anak-anak korban bencana banjir bandang di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Misi kemanusiaan tim Dispersip kali ini, terbagi menjadin 3 tim, yaitu tim merah, tim biru dan tim oranye. Untuk tim biru dan oranye melanjutkan perjalanan ke desa Alat, Kecamatan Hantakan, HST.

Kadispersip Kalsel Dra Hj Nurliani Dardie mengatakan, sengaja membagi tim agar lebih efektif menjadi 3 tim, karena masih ada beberapa titik lokasi yang harus dikunjungi untuk menyalurkan bantuan dan menghibur anak-anak korban banjir.

“Untuk pagi ini kita awali kegiatan di desa Alat, setelah ini baru melanjutkan ke titik lainnya, karena waktu juga terbatas jadi kita usahakan sefektif mungkin untuk menuju titik sasaran,” ujar wanita yang biasa disapa Bunda Nunung ini.

Kedatangan tim Dispersip disambut baik oleh warga desa Waki Baru. Setelah memulai kegiatan, terlihat antusias dari anak-anak akan pertunjukan dari tim Dispersip Kalsel, kar anak-anak tampak sekali terhibur, tawa riang mereka terpancar jelas ketika badut-badut karakter dari Dispersip Kalsel hadir di tengah-tengah mereka.

Ketika tim Palnam Peduli ingin melanjutkan perjalanan ke desa Arangani, Kecamatan Hantakan, tim Dispersip terpaksa harus membatalkan perjalanan menuju ke desa tersebut. Karena informasi warga setempat untuk akses jalan menuju desa tersebut, masih belum bisa dilalui menggunakan mobil dan minibus.

Hal itu tidak membuat tim Dispersip patah semangat, lantas mereka mencari desa alternatif lainnya. Yaitu desa Bulayak, Kecamatan Hantakan sebagai sasaran berikutnya.

Di Desa Bulayak, tim Dispersip Kalsel disambut ramah oleh Ketua RT dan warga setempat. Setelah berkordinasi dengan RT setempat dan mendapatkan izin, dimulai acara menghibur anak-anak.

Melihat antusias dari anak-anak, dapat terlihat dari raut wajah anak-anak yang bergembira riang, menikmati pertunjukan dongeng, menyanyi dan menari bersama, atraksi badut. Anak-anak juga mendapatkan hadiah snack dari Kadispersip dan tim.

Bunda Nunung mengatakan, walaupun tidak bisa melanjutkan perjalanan ke desa Arangani, tapi tim sudah tetap berusaha melanjutkan perjalanan demi menyampaikan bingkisan amanah dari Presiden Jokowi dan Gubernur Kalsel.

“Ya cukup disayangkan kita tidak bisa ke sana, ya untuk kedepannya untuk mengatasi hal seperti ini, kita bisa bawa kendaraan trail, biar bisa sampai ke semua titik yang telah direncanakan,” ucap Kadispersip Kalsel.

Setelah kegiatan selesai, tim kembali melanjutkan perjalanan ke desa Alat Seberang, Kecamatan Hantakan. Yang dimana desa Alat Seberang menjadi desa penutup kegiatan tim Dispersip pada Rabu (3/2/2021), karena masih ada desa lain yang menjadi titik korban bencana banjir bandang, hanya saja tidak bisa dikunjungi karena akses jalan yang masih belum bisa dilewati.

Tim merah, kembali ke desa Waki Baru, untuk menghibur kembali anak-anak yang ada di sana. Karena melihat antusias anak-anak disana dan juga hari sebelum masih banyak anak-anak yang belum sempat ikut serta, karena saat kedatangan tim Dispersip sore hari, anak-anak banyak yang sudah ke rumah masing-masing.

“Kita berdoa bersama-sama untuk para korban, agar bisa tetap semangat dan bisa bangkit kembali karena bencana banjir ini. Dan juga semoga kegiatan ini bisa berjalan lancar dan bermanfaat bagi korban yang terdampak dari banjir ini, sehingga niat tim Dispersip Peduli dalam kegiatan ini tidak sia-sia,” pungkas Bunda Nunung.

Sumber : kanalkalimantan.com