Talkshow Virtual Tentang Anggrek Nusantara Akan Digelar Dispersip Kalsel

Guna memenuhi permintaan masyarakat dan pecinta tanaman khususnya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan akan melaksanakan Talkshow Virtual. Tema yang akan diangkat tentang Anggrek Nusantara, diselenggarakan secara virtual saat Rabu (21/10/2020).

Kepala Dispersip Kalsel, Dra Hj Nurliani MAP, Sabtu (17/10/2020), menjelaskan bahwa kegiatan talk show virtual merupakan wujud transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.  “Tema ini atas permintaan dari beberapa peserta yang telah mengikuti talkshow virtual yang diadakan  Dispersip Kalsel,” ujarnya.

Pada talkshow virtual nanti ada empat narasumber. Pertama, Dewi Sukma, dosen Bioteknologi Tanaman di Institut Pertania Bogor (IPB). Menyampaikan tentang pemanfaatan dan pengembangan anggrek yang disampaikan. Kedua, Rodinah, dosen Prodi Agronomi dan Kepala Laboratorium Kultur Jaringan Faperta ULM. Menyampaikan tentang keragaman, keindahan dan potensi anggrek Kalimantan. Ketiga, owner Sahaja Orchids Bandung yang juga dosen Prodi Agroteknologi di Universitas Winaya Mukti (Unwim) Sumedang. Keempat, Romiyadi, menyampaikan tentang teknik budi daya dan peluang sukses bisnis anggrek.

Moderator yang memandu jalannya acara adalah Nove Arisandi, Penelaah Difusi dan Alih Teknologi DTPH Kabupaten Banjar dan juga sebagai praktisi . Ketika dikonfirmasi, Nove mengatakan, sangat perlu tema ini diangkat mengingat Kalimantan Selatan merupakan pusat persebaran anggrek  di daerah Pegunungan Meratus.

Keanekaragaman anggrek yang ada di Kalimantan Selatan merupakan kekayaan alam yang tak ternilai harganya sehingga perlu dipelihara dan dilestarikan. “Status anggrek saait ini di dunia merupakan salah satu tumbuhan yang terancam punah karena eksploitasi berlebih maupun rusaknya lingkungan sehingga perlu dilakukannya upaya konservasi,” tandas Nove.

banjarmasin.tribunnews.com