Talkshow Virtual Jadi Senjata Dispersip Kalsel Edukasi Masyarakat di Bidang Literasi

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Selatan sukses menjalankan program-program edukasi literasi terhadap masyarakat. Meskipun masih dalam situasi pandemi CoVID-19, yang mengharuskan program-program edukasi dilakukan secara virtual.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Selatan, Nurlianie Dardie mengatakan bahwa sejak awal pandemi pada bulan Maret lalu, pihaknya sudah menggelar Talkshow Virtual untuk menggantikan talkshow tatap muka yang biasanya rutin digelar. “Kami bersyukur karena program yang dilaksanaan di tengah pandemi CoVID-19 berjalan lancar. Semua tidak lepas dari dukungan seluruh pihak termasuk media massa yang berperan menyebarluarkan,” ujarnya.

Bahkan antusiasme masyarakat selaku peserta talkshow virtual sangat tinggi, yang tak hanya berasal dari wilayah Kalimantan Selatan namun juga menyebar dari berbagai daerah di Indonesia.

Respon positif ini menurutnya dapat menjadi penyemangat bagi jajarannya untuk semakin meningkatkan kinerja dalam mengedukasi masyarakat, khususnya meningkatkan minat baca dan mengembangkan dunia literasi.

Seiring berjalannya waktu, pihaknya juga mulai membuka lagi layanan perpustakaan, seperti Perpustakaan Palnam di Jalan Achmad Yani Kilometer 6 Banjarmasin dan juga Perpustakaan Daerah di Jalan Pierre Tendean Banjarmasin.

“Pengunjung hanya dibatasi 100 orang per hari, itu pun kami rekomendasikan agar membaca di luar ruangan, seperti gazebo dan taman-taman di sekitar lingkungan perpustakaan,” pungkasnya.

Sumber:https://www.sonora.id