Tak Sekadar Wadah Membaca, Perpustakaan Palnam Gelar Pentas Musik Tradisional Panting

Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan Sanggar Seni Nuansa Banjarmasin bakal menggelar program pertunjukan musik tradisional panting di ruang Perpusda Palnam, Minggu (28/6/2020).
Digelar secara daring melalui akun Instagram @sanggarseninuansa, kegiatan ini disebut sebagai upaya mengenalkan perpustakaan sebagai wadah pengembangan budaya, alih-alih digunakan sebagai tempat membaca belaka.
Kadispersip Kalimantan Selatan, Nurliani Dardie, berkata perpustakaan memang sudah seharusnya bertransformasi menjadi wadah dengan semangat inklusi, termasuk menaungi pengembangan seni budaya, seperti halnya memfasilitasi pentas musik panting ini.
“Perpustakaan berbasis Inklusi sosial merupakan perpustakaan yang memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensinya dengan melihat keragaman budaya, kemauan untuk menerima perubahan, serta menawarkan kesempatan berusaha, melindungi dan memperjuangkan budaya dan hak azazi manusia,” ujar mantan Kadispersip Banjarbaru ini.
Sebagai perpustakaan berbasis inklusi sosial, Nurliani juga berkata perpustakaan sudah semestinya inovatif dalam menghadapi revolusi industri 4.0 yang mengedepankan teknologi, termasuk kemungkinan perpustakaan menjadi virtual office bagi pelaku industri kreatif.
“Saat ini perpustakaan berangsur menjadi tempat berinteraksi dengan komunitas sosial serta working space tempat tumbuhnya inovasi baru dan dengan harapan agar tumbuh generasi muda yang inovatif dan kreatif dalam berkegiatan yang positif,” tutup Nurliani.
starbanjar.com