Tahun Emas Hari Kearsipan Nasional, Dispersip Kalsel Target Peningkatan Peringkat Bidang Kearsipan

Hari Kearsipan Nasional ke-50 tepat diperingati pada Selasa 18 Mei 2021, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan bertekad meningkatkan predikat di bidang kearsipan.

Kepala Dispersip Kalsel, Dra Hj Nurliani Dardie mengatakan di tahun 2020, Dispersip Kalsel telah berhasil mendapat predikat sangat baik untuk pengawasan kearsipan instansi pemerintah tingkat daerah.

“Kita (Dispersip Kalsel, red) masih ingin memperbaiki peringkat. Tahun lalu predikat sangat baik, semoga tahun depan meningkat menjadi kategori memuaskan, atau setidaknya dapat mempertahankan,” kata Kadispersip Kalsel dikutip dari rilis yang diterima kanalkalimantan.com, Selasa (18/5/2021).

Nurliani menambahkan, penghargaan yang diberikan setiap tahun oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi itu, menjadi motivasi Dispersip Kalsel untuk terus meningkatkan kualitas kearsipan di Banua.

Dengan kualitas pengelolaan arsip yang baik, akan mendukung terciptanya arsip yang autentik dan terpercaya, serta mendukung terwujudnya penyelenggaraan negara, khususnya pemerintahan yang baik dan bersih guna peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Untuk mewujudkannya, kita akan terus berupaya meningkatan kuantitas dan kualitas sarana prasarana, serta SDM yang harus kita dipenuhi, kita siap mengambil langkah untuk hal itu,” tegas Kadispersip.

Tahun Emas Hari Kearsipan Nasional kali ini, Dispersip Kalsel berharap menjadi momen kebangkitan bidang kearsipan di Provinsi Kalsel.

“Salah satu harapan kami pembangunan gedung Depo Arsip Pemprov Kalsel di kawasan perkantoran Gubernur di Banjarbaru bisa dilanjutkan, syukur-syukur bisa rampung tahun ini, dan lalu bisa dipergunakan. Karena semenjak terhenti pembangunan Depo Arsip ada beberapa bagian gedung yang sudah rusak, padahal belum sempat dipergunakan sama sekali,” kata Kadisersip Kalsel.

Sebagai tambahan, tahun 2021 ini merupakan tahun emas kearsipan, karena itu, pada peringatan ke-50, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) mengusung tema “Satukan Langkah Mewujudkan Arsip Digital” yang menggambarkan proses transformasi digital kearsipan yang sedang berlangsung di Indonesia.

Sumber:kanalkalimantan.com