Suaminya Tewas Disapu Banjir Bandang di HST, Salimah Terharu Anaknya Dapat Tawaran Kerja

Warga Desa Murung B, Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Salimah tak dapat menyembunyikan perasaan terharu. Gembira bercampur duka menyelimuti hatinya pasca ditinggal pergi suami sekaligus ayah dari anak-anaknya saat banjir bandang di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kin putra sulungnya Maulana mendapatkan tawaran kerja langsung dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Dra Hj Nurliani, MAP.

Salimah adalah istri Almarhum Kurtubi, yang tewas tersapu banjir bandang saat sedang mencari nafkah bekerja sebagai tukang bangunan Musala Ar Raudah di Desa Datar Ajab Rantau Parupuk, Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. “Alhamdulillah, terima kasih atas bantuannya untuk keluarga kami. Kami bingung seperti apa hidup kedepannya, karena selama ini, hanya mengandalkan penghasilan Almarhum ayahnya Maulana,” ucap Salimah, Sabtu (6/2/2021).

Dirinya mengaku sangat senang mendengar putra sulungnya mendapatkan tawaran kerja dari wanita yang akrab disapa Bunda Nunung tersebut. “Pabila Maulana bekerja, mudah-mudahan dirinya bisa membantu membiayai adik-adiknya,” Imbuhnya.

Sementara, Maulana menyambut dengan senang ajakan dari Bunda Nunung. “Mudah-mudahan jalan yang diberikan melalui ibu, bisa menjadi jalan untuk membantu ibu dan adik-adik,” Ujarnya.

Wanita nomor satu di Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Selatan ini mengaku prihatin dengan kondisi yang di alami Salimah, Maulana serta kedua anak lainnya yang harus kehilangan sosok panutan sekaligus tulang punggung keluarga untuk selamanya. “Saya tawarkan pekerjaan untuk Maulana, agar ia bisa memiliki masa depan yang lebih baik dan bisa membantu ibu serta adik-adik,” pungkasnya.

Lebih lanjut, dirinya juga menuturkan, siap menerima kapan pun Maulana datang untuk memulai kerja entah setelah empat puluh hari ataupun seratus hari.

sumber:banjarmasin.tribunnews.com