Sinergisitas Dispersip Kalsel untuk Penguatan Minat Baca Masyarakat

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), selalu berupaya meningkatkan minat baca masyarakat dengan berbagai program, salah satunya lewat gelaran Seminar Pemasyarakatan Perpustakaan dan Minat Baca, bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, di salah satu ruang Perpustakaan Palnam, di Jalan Jenderal Achmad Yani Kilometer 6, Banjarmasin, Rabu (04/11/2020).

Seminar yang dihadiri sekitar 80  Anggota Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Provinsi Kalsel dan pengelola perpustakaan tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi ini, selain untuk menambah pengetahuan dan kompetensi, juga sebagai sinergisitas perpustakaan di Kalsel, untuk bersama meningkatkan minat baca masyarakat di Banua.

Selain itu, kegiatan ini diinginkan Dispersip Kalsel dapat merubah pola pikir pustakawan, dalam mengelola perpustakaan di era digital dan masa pandemi Covid-19 saat ini, dengan inovasi dan kreativitas, serta mendekatkan buku kepada masyarakat, agar menambah minat baca. “Untuk meningkatkan minat baca, bisa dimulai dari pustakawan atau pengelola perpustakaan, dan dapat meniru berbagai gebrakan yang telah dilakukan Perpustakaan Palnam,” papar Sekretaris Dispersip Kalsel, Dr. Muhammad Ramadhan, usai memberikan materi dalam seminar ini.

Ditambahkannya, Perpustakaan Palnam di bawah naungan Dispersip Kalsel, saat ini patut dibanggakan, karena menjadi salah satu perpustakaan terbaik di Indonesia, dan menjadi rujukan perpustakaan dari berbagai daerah untuk menambah pengetahuan, karena dinilai berhasil dalam meningkatkan minat baca dan kunjungan di perpustakaan, dalam membumikan literasi dengan berbagai programnya.

Salah satu peserta yang juga pustakawan dari Politeknik Negeri Banjarmasin, merasa kegiatan ini dapat menambah pengetahuannya, dan saling berbagi wawasan dalam meningkatkan budaya literasi di Kalsel. “Memotivasi kita bagaimana sebagai pustakawan atau pengelola perpustakaan, dapat meningkatkan minat baca masyarakat dengan berbagai kiat, agar anak atau kaum milenial semakin suka membaca, dan sering berkunjung ke perpustakaan,” ungkap Muhamad Thaha usai mengikuti seminar. Seminar ini juga dihadiri Ketua IPI Kalsel, Dr. Ahmad Syauqi, M.Pd.I., dan ketua IPI Kota Banjarmasin, Moch. Isra Hajiri, S.H.I., S.IPI., M.Hum., serta Duta Baca Kalsel Rachmi Nafissa.

jurnalkalimantan.com