Ruang untuk Karya Penulis Lokal

Penerbit buku Kalsel, Artikata menyerahkan sejumlah buku karya anak Banua ke perpustakaan di Jalan Ahmad Yani kilometer 6.

Direktur Artikata, Sumasno Hadi mengatakan, ini sesuai Undang-Undang No 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam. Bahwa penerbit menyerahkan bukunya kepada Perpusnas RI dan perpustakaan provinsi. “Ini penting bagi perkembangan dunia perbukuan dan literasi di Kalsel,” kata Dosen FKIP Universitas Lambung Mangkurat tersebut.

Sejak tahun 2017, Artikata rata-rata mampu menerbitkan lima sampai enam judul setiap tahun. Sebagian besar adalah buku sastra. Beberapa merupakan karya klasik. Contoh kumpulan cerpen berbahasa Banjar berjudul Parangmaya karya Jamal T Suryanata dan Bacina Buta karya Hatmiyati Masy’ud. “Kami juga menerbitkan buku ilmiah,” tukas Sumasno.

Dia berharap, pengunjung perpus bisa membaca karya-karya ini.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel, Nurlani Dardie telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan buku dan ruang deposit untuk karya penulis lokal. “Kami juga memanfaatkan layanan perpus keliling ke sekolah, pesantren dan lapas untuk mempromosikan karya penulis lokal,” ujarnya. Guna mendorong mereka, selama tiga tahun terakhir, pihaknya rutin bertemu dengan penulis dan penerbit lokal. “Sekaligus ajang diskusi, untuk mengapresiasi karya mereka,” tambahnya.

kalsel.prokal.co