Ruang Deposit Perpus Palnam Akomodir Karya Penulis dan Penerbit Kalsel

Ruang deposit Perpustakaan Daerah Kalimantan Selatan atau yang dikenal dengan sebutan Perpustakaan Palnam siap mengakomodir karya penulis dan penerbit di provinsi setempat untuk dipromosikan lebih luas.

Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie melalui siaran pers diterima Antara, Ahad mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kesadaran penerbit dan penulis lokal Kalsel menyerahkan karya-karyanya. “Kami siap menerima karya cetak dan karya rekam yang akan diletakan di ruang deposit dan dipromosikan. Itu merupakan kewajiban perpustakaan sesuai amanah UU nomor 13 tahun 2018,” ujar Nurliani.  Ia mengatakan, Perpustakaan Kalsel setiap tahun selalu menganggarkan pengadaan buku-buku karya penulis lokal dan terbitan lokal untuk dibeli dan dipromosikan di ruang khusus di Perpustakaan Palnam.

Selain itu, juga dipromosikan melalui layanan perpustakaan keliling dan layanan terpadu perpustakaan sekolah/pondok pesantren/lapas sebagai penghargaan kepada penulis dan penerbit lokal. “Kami memotivasi penulis lokal dan penerbit lokal untuk semangat menulis dan menerbitkan karya cetak maupun karya rekam baik tulisan fiksi dan non fiksi serta tentang kebudayaan, sosial hingga resep makanan,” ungkapnya.  Dikatakan, perpustakaan Kalsel kurun 3 tahun terakhir menggelar sosialisasi dan pertemuan bersama penulis dan penerbit lokal di Kalsel mendatangkan narasumber dari Perpusnas RI untuk mengapresiasi serta ajang diskusi.

Sementara itu, salah satu penerbit buku di Kalsel, Artikata (CV. Penerbit Artikata) beralamat Banua Anyar, Ibti Banua Residence A14 Banjarmasin menyerahkan beberapa karya cetak diterbitkan di perpustakaan Kalsel. Direktur Artikata Sumasno Hadi yang juga dosen FKIP ULM Banjarmasin aktif menerbitkan buku bertemakan daerah Kalsel sehingga menambah khazanah local conten yang menjadi kewajiban Dinas Perpustakaan. Sejak tahun 2017 hingga sekarang, Artikata rata-rata mampu menerbitkan 5 sampai 6 judul buku setiap tahun. Sebagian besar adalah buku-buku bergenre sastra, karya dari para penulis provinsi setempat.

Seperti dua buku kumpulan cerpen berbahasa Banjar Parangmaya karya Jamal T. Suryanata dan Bacina Buta karya Hatmiyati Masy’ud. Juga buku-buku puisi Stadium Tanah Ibu karya penyair Ali Syamsudin Arsi. Selaku lembaga penerbitan yang turut mengembangkan dunia literasi di Kalsel, Artikata memenuhi kewajiban menyerahkan deposit cetak buku ke Perpusnas RI di Jakarta, dan juga ke Perpusda Kalsel.

kalsel.antaranews.com