Roadshow Dispersip Palnam Spektakuler

Barabai-Musibah banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, khususnya daerah desa Datar Ajab kecamatan Hantakan membuat aktivitas desa lumpuh total dari segala sisi. Desa yang berjarak kurang lebih 24 km dari kota Barabai ini, mengalami kerusakan yang cukup berat baik dari segi fasilitas, jalan desa, gedung sekolah, sampai rumah warga desa sendiri.

Untuk bisa sampai ke desa Datar Ajab, sementara ini bisa ditempuh kurang lebih 4 jam perjalanan dari kota Barabai. Pasalnya, jalan yang menghubungkan desa Arangani ke desa Datar Ajab mengalami kerusakan yang cukup parah, akibat longsor di beberapa titik, selain itu juga karena jalannya turun naik gunung yang cukup tajam. salah satu tetua desa Datar Ajab mengatakan, karena bekas longsor itu, membuat jalan menjadi licin, sehingga susah dilewati. “Jalan sebelum longsor saja lumayan sulit dilewati, apalagi habis longsor tambah susah lagi. Jadi kami tidak bisa kalau mau turun ke kota,” ujarnya

Rusaknya akses jalan menuju desa Datar Ajab, membuat sistem perekonomian di desa Datar Ajab menjadi lumpuh total. Pasalnya para warga desa Datar Ajab mayoritas berprofesi sebagai petani, yang mana ketika panen, hasilnya dijual ke kota, namun terhambat karena jalan yang licin akibat longsor. Demi misi kemanusiaan Tim Dispersip Palnam Peduli dibawah Komando Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Hj Dra Nurliani M.AP, atau disapa Bunda Nunung, bergerak ke desa Datar Ajab Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Bergerak untuk mengirimkan bantuan, dengan menggunakan motor trail.

Pasalnya, motor jenis off-road tersebutlah yang mampu untuk menembus jalan menuju lokasi bencana yang masih terisolasi.

Kondisi jalan berbatu dan berlumpur yang tidak memungkinkan untuk dilewati dari wilayah yang terdampak banjir membuat sejumlah Tim Dispersip Palnam Peduli menggunakan motor trail bergerak. Sebab dengan transportasi tersebut logistik berupa sandang dan pangan bisa dikirim untuk korban terdampak banjir. “Jalan yang putus mengakibatkan distribusi tersendat. Selain itu medan yang sulit mengakibatkan distribusi kebutuhan pokok tidak bisa dijangkau menggunakan mobil. Sepeda motor trail mampu menembus wilayah jalan yang putus, becek, licin dan hanya. “Kita sudah berhasil menembus jalur yang sulit dilalui,” bebernya.

Saat menyalurkan bantuan sekaligus memberikan hiburan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah belum lama ini, tak jarang Tim Dispersip Palnam Peduli harus melewati medan yang cukup berat untuk bisa sampai ke desa terdampak paling parah. “Semangat kami untuk berbagi dan menghibur tidak pernah surut. Saya bangga dan sangat berterima kasih untuk tim Dispersip Palnam Peduli yang pantang mundur untuk melaksanakan misi kemanusiaan ini. Meski harus melewati jalan yang berat, tapi tim tetap semangat menjalankannya,” kata Bunda Nunung, di lokasi desa Datar Ajab, Kamis (11/2) kepada Liputan4.com via Whatsapp. “Setelah mendapatkan hasil yang positif dan antusias cukup tinggi dari warga terdampak banjir, Tim Dispersip Palnam Peduli pun merasa puas dan melupakan beratnya medan yang dilewati”, tuturnya.

“Selama kita tetap semangat dan ada kemauan, walaupun jalannya cukup sulit dilalui, tapi kami tetap berusaha menjalankan niat kami. Setelah melihat reaksi dari anak-anak yang sangat senang dan gembira atas kegiatan ini, kami merasa puas, artinya perjuangan untuk sampai ke desa ini tidak sia-sia,” kata Unuy, salah satu anggota Tim Dispersip Palnam Peduli yang roadshow ke Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST)

Bunda Nunung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap masyarakat kalimantan selatan yang terdampak bencana banjir, semoga dengan bantuan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat dan sekaligus menjadi pemicu bagi semua elemen masyarakat untuk bersama sama berperan aktif memulihkan kembali Kalsel. “Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Tim Dispersip Palnam peduli berbagi, kami semua berharap banjir di beberapa wilayah dapat berangsur membaik dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal,” pungkasnya.

sumber:liputan4.com