Respon Perpusnas RI, Perpustakaan RSUD H Badaruddin Tanjung Dapatkan Bantuan Hibah Buku dan Rak

Inovasi Perpustakaan Palnam Kalsel untuk mengembangkan Perpustakaan RS direspon perpustakaan nasional (Perpusnas) RI. Kabar gembira diterima dari di Kabupaten Tabalong.

Bantuan Perpusnas RI itu melalui program pegembangan perpustakaan RS berdasarkan surat Nomor : 1852/4.1/PPM.00.01/VI.2020 tanggal 22 Juni 2020 yang ditandatangain oleh Drs. Deni Kurniadi, MHum selaku Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Peningkatan Minat Baca Perpusnas RI yaitu Perpustakaan RS H Badaruddin Kasim di Kabupaten Tabalong.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari perjuangan Kepala Dinas Perpustakaan di Provinsi Kalimantan Selatan, Dra Nurliani, MAP. Dijelaskan Bunda Nunung, panggilan akrab, Nurliani, Program Perpustakaan Rumah Sakit (RS) sudah menjadi prioritas di tahun anggaran 2019 lalu dengan memberikan bimbingan kepada beberapa Pengelola / Pustakawan di RS untuk mengembangkan layanan perpustakaannya. “Ini untuk menunjang RS bukan hanya sebagai tempat pelayanan pasien yang berobat, tapi dapat menjadikan RS sebagai wahana pembelajaran kepada masyarakat. Juga SDM RS sebagai RS pendidikan atau jejaring RS Pendidikan serta perpustakaan RS menjadi indikator penilaian KARS untuk akreditasi RS,” tandasnya, Senin (6/7/2020).

Program ini, lanjut dia, bertujuan pula memperkuat peran perpustakaan RS dalam meningkatkan kualitas SDM di lingkuangan sekitar RS, sehingga kemampuan literasi meningkat yang berujung peningkatan kreativitas masyarakat dan SDM di RS dan kesenjangan informasi terhadap informasi Pelayanan kesehatan.

Perpustakaan RS, selain menyediakan sumber-sumber bacaan untuk mengganti informasi dan pengetahuan wajib memfasilitasi masyarakat dengan berbagai kegiatan pelatihan dan keterampilan, yang bertujuan untuk pengembangan pelayanan kesehatan dan menunjang RS sebagai tempat pendidikan bagi masyarakat yang dilayani dan SDM di RS.

Ditambahkan Bunda Nunung, Program ini merupakan usulan Perpus Palnam kepadaPerpusnas RI  agar Perpustakaan RS dianggap perlu mendapat perhatian, dan bersyukur satu diantara 20 Perpustakaan RS yang mendapatkan Hibah buku dan rak adalah dari Kalimantan Selatan. “Bantuan Hibah buku dan rak tersebut langsung dikirim pihak ketiga ke Perpustakaan RS dengan pembebanan biaya pengiriman ditanggung pihak ketiga Perpusnas RI,” tandasnya.

Perpustakaan RS bisa saja melakukan peminjaman buku ke Perpuspalnam sesuai dengan keperluan Perpustakaan RS untuk diakomodir dalam rangka Layanan Terpadu Perpustakaan RS sebagaimana Layanan Terpadu Perpustakaan Lapas, Ponpes, Sekolah yang selama ini dilakukan Perpus Palnam.

Begitu pula, jelas dia, Perpuspalnam menyediakan layanan peningkatan kompetensi SDM Pengelola dan Pustakawan RS untuk magang di Perpuspalnam, agar pengembangan layanan dan promosi perpustakaan RS dapat lebih maksimal dirasakan masyarakat dan SDM di RS. “Harapan saya, program ini dapat terlaksana dengan seksama dan akan meningkatkan minat baca sekaligus peningkatan kapasitas SDM RS yang mendapat program tersebut. Sehingga keberadaan perpustakaan RS akan semakin dirasakan manfaatnya untuk meningkatkan minat baca dan dengan memusatkan perpustakaan RS sebagai ajang pembelajaran dan pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kondisi budaya dan sosial masyarakat sekitar,” pungkas Bunda Nunung.

banjarmasin.tribunnews.com