Pustakawan & Pengelola Perpustakaan di Kalsel Terus Digembleng, Ini Tujuannya

Pustakawan dan pengelola perpustakaan dari sekolah-sekolah, perguruan tinggi dan perpustakaan daerah di Kalsel mengikuti seminar yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Kalsel, Seperti pada Selasa (2/7/2019),

“Seminar Pemasyarakatan Minat Baca’ yang digelar Dispersip Kalsel tersebut,” kata Sekretaris Dinas Perspustakaan dan Arsip Kalsel M Ramadhan diharapkan bisa diteruskan.

“Diteruskan dimana para pustakawan dan pengelola perpustakaan itu bertugas. Tujuan utamanya adalah agar minat baca lebih bisa dimasyarakat,” kata mewakili Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Daedie yang tugas ke Jakarta.

Kegiatan ini juga sekaligus diisi dengan penyerahan piala Juara Lomba Perpustakaan tingkat Desa se-Kalsel, juara lomba pustakawan berprestasi di tingkat SLTA sederajat, juara lomba pustakawan dan juara lomba bercerita tingkat Kalsel.

Muhammad Thaifur Isa, siswa Madrasah Ibtidaiyah Nasional (MIN) 2 Hulu Sungai Selatan yang akan mewakili Kalimantan Selatan dalam lomba bercerita tingkat nasional yang akan digelar oleh Perpustakaan Nasional RI setelah jadi juara di tingkat Provinsi Kalsel.

“Lomba bercerita diharapkan bisa menumbuhkembangkan kegemaran membaca anak-anak serta kecintaan terhadap budaya bangsa melalaui berbagai bacaan lokal/Nasional,” ujar Kepala Dispersip Kalsel Hj Nurliani Daedie.

Selain itu, lomba macam ini diharapkan bisa terus meningkatkan minat baca di kalangan anak khususnya terhadap cerita-cerita legenda dari Kalimantan Selatan.

“Lomba macam ini, kami harapkan merangsang minat anak-anak untuk terus membaca cerita atau legenda di masing-masing daerah, khususnya daerah Kalsel ya, sehingga terus eksis di tengah cepatnya perkembangan teknologi seperti sekarang. Cerita yang dibawakan pun wajib dari karya penulis asli Banua,” terangnya

Ya, lomba bercerita ini juga bertujuan Untuk mengangkat dan mempopulerkan buku-buku cerita budaya daerah lokal yang mengandung nilai-nilai kehidupan yang bernuansa cerita kepahlawanan maupun legenda.

Editor: Hari Widodo

 

 (banjarmasinpost.co.id/rahmadhani)