Pusling Dispersip Sambangi LP Perempuan Martapura

Tak berhenti dongkrak literasi warga binaan di Lembaga Permasyarakatan (lapas) maupun Rumah Tahanan (rutan), Perpustaan Keliling (Pusling) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel kali ini sambangi tempat pembinaan kaum perempuan di Martapura, Kabupaten Banjar, Kamis (2/7).

Sebelumnya, hal yang sama juga dilakukan ke Pelaihari, Tanah Laut, Banjarbaru, Marabahan, Barito Kuala, dan Lapas Teluk Dalam Banjarmasin.

Ke Lapas Klas IIA Martapura, tempat pembinaan pembinaan kaum perempuan yang bermasalah dengan hukum, Pusling Dispersip menurunkan armada tiga bus sarat berbagai buku.

Dalam pusling kali ini, meminjamkan lebih dari 400 buku. Buku-buku yang dipinjamkan akan dirolling setiap minggunya. “Jadi untuk minggu ini kami pinjamkan 400 buku. Minggu kedua juga sama, sampai minggu keempat. Setelah itu kami ambil, dan ditukar dengan buku-buku baru,” ucap Wildan Akhyar, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan.

Kalapas Perempuan Klas IIA Martapura, Yunengsih, berterima kasih karena pusling sudah meluangkan waktu berkunjung. “Dengan kedatangan pusling ini, sangat bermanfaat untuk warga binaan disini. Buku yang dipinjamkan, bisa untuk mengisi waktu luang mereka,” ucap Yunengsih.

Karena adanya pandemi Covid-19, sambung Yunengsih, membuat warga binaan LP Perempuan sangat terbatas dikunjungi keluarga.

Di Lapas Perempuan Kelas IIA ini, menurut Yunengsih, ada total 417 orang. Padahal kapasitas hanya 205 orang.

Sedang kegiatan yang diberikan untuk bekal warga binaan jika kembali bebas, pihak lapas menyiapkan sedikitnya 14 paket keterampilan bersertifikat. Tiap paket diisi 20 orang. “Paket keterampilan ini bekerjasama dengan berbagai dinas. Di antaranya dinas sosial, perikanan dan pangan,” jelasnya.

banuapost.co.id