Perpustakaan Kian Canggih, Berikan Layanan Digital, Dispersip Kalsel Lakukan Ini

Di era digital sekarang, layanan multimedia jadi standar baru bagi pelayanan publik, termasuk perpustakaan.

Perpustakaan daerah dan Perpusnas RI sedikitnya sudah membuat 280 ribu konten atau arsip perpustakaan yang didigitalisi.

Hal di atas dipaparkan pada Workshop Perpustakaan Berbasis Informasi di Perpustakaan Palnam, Banjarmasin, Kamis (20/6).

Pemaparan disampaikan narasumbber Drs H Dedi Junaidi MSi, Pustakawan Utama Perpusnas R, dan DR M Ramadhan SE ME AK CA, Sekretaris Dispersip Kalsel.

Sosialisasi layanan berbasis teknologi informasi dan komunikasi ini membahas tentang fasilitas dan layanan aplikasi iPusnas, Indonesia One Search dan iKalsel.

Sosialisasi mengangkat tema Pentingnya Perpustakaan Digital dalam Mengakses Informasi.

“Layanan multimedia sudah jadi kebutuhan wajib di perpustakaan. Bagi perpustakaan, sebagai instansi pelayanan publik, konten multimedia harus ada untuk memfasilitasi pengguna informasi berbasis teknologi informasi,” ujar Ramadhan saat membuka kegiatan.

Manfaatnya pengunjung perpustakaan bisa online secata outside maupun inside. Dan masih banyak yang bisa dikerjakan pengunjung ketika berada di perpustakaan atau di mana saja.

Sesuai salah satu visi Gubernur Kalsel yaitu Kalsel Cerdas, diwujudkan melalui dukungan dana untuk Dispersip Kalsel agar meningkatkan minat baca lewat layanan digital, melalui promosi Ikalsel, ipusnas dan eresourche.

“Jurnal perguruan tinggi di seluruh Indonesia bisa terintegrasi semua. Ke depan, tidak cuma perguruan tinggi tapi juga sekolah-sekolah,” tambah Ramadhan.

Konten digital jadi pelengkap jenis layanan perpustakaan, di sampingnya fasilitas perpustakaan konvensional yang terus diperbarui.

“Jadi saling melengkapi. Konten digital sebagai jawaban kita untuk mengikuti perkembangan zaman,” terang Ramadhan.

Di Perpustakaan daerah program otomasi perpustakaan berjalan bertahap. Sekarang digalakkan Indonesia One Search, satu pencarian lewat kata perpustakaan.

Dispersip kalsel sendiri sudah memulai jauh-jauh hari. Salah satunya yang sudah dilaunching adalah aplikasi perpustakaan digital iKalsel. Ke depan, makin banyak konten yang akan didigitalisasi untuk menambah koleksi.

Acara sosialisasi dihadiri perwakilan perpustakaan daerah se-Kalsel agar digitalisasi di perpustakaan Kalsel bergerak.

Sumber : Tribun Banjarmasin