Perpustakaan Kalsel Akan Evaluasi Perpustakaan Sekolah di Kalsel

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel menggelar Bimbingan Teknis Pendataan Perpustakaan Sekolah SMP dan SMA Sederajat 2020 Sekalsel.

Bintek yang digelar di Ballroom Rattan Inn, dihadiri langsung oleh Kepala Perpustakaan Nasional, Drs M Syarif Bando. Kepala sekolah dan  pengurus perpustakaan sekolah.

Menurut Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel, Hj Nurliani, tujuan bintek untuk mengevaluasi capaian pendataan di perpustakaan sekolah.

“Selain itu, sekaligus memberikan pemahaman kepada para pengurus perpus sekolah maupun kepala sekolah, tentang pentingnya data pemetaan perpustakaan,” paparnya.

Menurut data di tahun 2019 ada sekitar total 1.086 perpustakaan sekolah jenjang SMA, SMK, Madrasah Aliyah Negeri maupun swasta yang dibina dispersip.

“194 SLTA sederajat dari 136 negeri, 58 swasta, 124 SMK terdiri dari 60 negeri dan 64 swasta, 168 Madrasah Aliyah dengan 42 negeri juga 126 swasta yang dibina dispersip,” ucap Nunung.

Lanjut Nunung, disperpis belum mendapatkan data kondisi sesungguhnya perpustakaan sekolah tersebut.

“Apakah mereka Sudah memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP). Itu berguna sebagai penanda keberadaan sebuah perpus,” Bebernya.

Belum lagi para pengelola perpustakaanya apakah sudah pernah mengikuti pelatihan teknis. Bagaimana dengan kondisi koleksi yang ada, sudah mendukung kurikulum yang berlaku di sekolah atau belum.

Dengan dimilikinya data valid, akurat dan update, ditegaskan Nunung, dapat dijadikan bahan untuk membuat kebijakan yang baik.

Selain menggelar bintek, dispersip juga menyerahkan SK Kepala Perpustakaan Nasional RI hasil akreditasi perpustakaan yang telah dilaksanakan pada 2019 lalu.

“Masing-masing perpustakaan sekolah mendapatkan predikat A, B, dan C. Namun ada juga yang belum terakreditasi,” katanya.

Dari hasil akreditasi, ada 22 sekolah yang mengikuti pelaksanaan. Namun hanya 19 yang berhasil lolos terakreditasi.

“Diharapkan dari hasil akreditasi, dapat meningkatkan motivasi dan kinerja agar menjadi lebih baik lagi. Sehingga memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP),” Pungkasnya

infobanua.co.id