Perpus Palnam dan Tendean Disinfektan

Setelah 2 kali dilakukan penyemprotan disinfektan medio Maret dan April lalu, Perpustakaan Dispersip Kalsel di Palnam dan Tendean disterilkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Jumat (3/7).

Penyemprotan disinfektan dilakukan 3 staf BPBD dengan pakaian lengkap menggunakan mobil pickup dengan membawa 5.000 liter disinfektan.

Penyemprotan bahan kimia untuk membunuh kuman dan virus, sebagai tindak lanjut atas surat persetujuan Sekdaprov Kalsel selaku Ketua TGTP2 Covid-19 dibukanya kembali layanan perpustakaan, baik di palnam dan Tendean.

Seiring persetujuan dibuka kembali perpustakaan, kadispersip mengajukan surat permohonan penyemprotan disinfektan ke Kepala BPBD Kalsel, sebagaimana surat No: 443.2/3816/Dispersip tertanggal 2 Juli 2020, dan disetujui.

Menurut Kadispersip Kalsel, Hj Nurliani Dardie, penyemprotan disinfektan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung ketika dibuka layanan kembali, Senin (6/7). “Penyemprotan disinfektan merupakan wujud kepedulian Dispersip Kalsel untuk menjaga kesehatan dan keselamatan pengunjung dalam memberikan pelayanan yang terbaik,” jelasnya.

Karena itu, lanjut Bunda Nunung, sapaan akrabnya, semoga pemustaka yang datang dapat mematuhi sesuai protokol kesehatan pada saat berkunjung. Sebab mencegah, lebih baik dari pada mengobati akibat Covid-19 ini.

banuapost.co.id