Peringati Sumpah Pemuda, Kadispersip Kalsel: Literasi Kunci Persatuan

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan menggelar talk show virtual guna memperingati Sumpah Pemuda ke-93, Senin (26/10/2020). Ada tiga narasumber yang menjadi pembicara dalam talk show virtual dengan tajuk ‘pemuda dan literasi’, yaitu Dandim 101/Antasari, Brigjend Firmansyah, Rektor UIN Antasari Prof Dr Mujiburrahman dan Wakil Ketua DPRD Kalsel Muhammad Syaripuddin.

Kadispersip Kalsel Nurliani Dardie mengatakan kegiatan ini guna menampilkan tokoh pemuda Banua lintas profesi, akademisi dan Danrem 101/Antasari. “Ketiga narasumber ini luar biasa, tidak mudah untuk menghadirkan dalam satu forum,” ujar Bunda Nunung sapaan akrabnya.

Dia berpendapat dengan literasi persatuan sebagai kunci keselamatan bangsa menjadi poin penting disamping semangat pantang menyerah, sikap rela berkorban untuk satu kesatuan bangsa. “Meski dari berbagai latar belakang suku bangsa, agama, etnis, bahasa tentu kita harus menjaga keutuhan bangsa,” ucap mantan Kadispersip Kota Banjarbaru ini.

“Intinya adalah tanpa Literasi persatuan tidak mungkin kita bisa berjuang bersama-sama. Tidak mungkin kita bisa bangkit bersama-sama karena modal yang paling utama adalah Literasi persatuan,” tambah Bunda Nunung.

Baginya, sekarang ini sangat terasa bahwa literasi tentang persatuan sangat dibutuhkan di tengah-tengah Indonesia menghadapi pandemi Covid-19.

Bunda Nunung mengatakan Indonesia dan berbagai negara di dunia mengalami hal yang sama. Dampak dari pandemi ini bukan hanya terhadap kesehatan tapi berpengaruh pada kehidupan ekonomi, sosial dan berbagai sendi kehidupan lainnya. “Dengan literasi kita harus bersatu menghadapinya, kita semua harus berusaha mendorong supaya pandemi ini cepat berakhir,” tandasnya.

jejakrekam.com