Peringati Hari Dongeng Dispersip Kalsel Kunjungi Panti Asuhan

Memperingati Hari Dogeng Nasional tahun 2020 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan mengunjungi panti asuhan sekaligus memberikan kejutan bagi anak-anak panti asuhan.  Kepala Dispersip Kalsel Nurliani di Banjarbaru, Sabtu mengatakan, panti asuhan yang dikunjungi rombongan Dispersip Kalsel adalah Panti Asuhan Al-Aqsho yang terletak di Kelurahan Komet Banjarbaru. “Peringatan hari dongeng tahun ini cukup berbeda dibanding tahun lalu yang mendatangkan pendongeng nasional. Tahun ini kami isi dengan mengunjungi panti asuhan sekaligus mendongeng disitu,” ujar Nurliani.

Disebutkan, kunjungan Panti Asuhan Al- Aqsho di bawah naungan Pondok Pesantren Hidayatullah Banjarbaru, Sabtu pagi dilakukan Dispersip Kalsel membawa mobil perpustakaan keliling dan hiburan badut. Selain itu, juga menghadirkan seorang pendongeng asal Kota Banjarbaru Novia Eka Saputri (Guru PAUD) dan hanya menghadirkan 20 orang anak dengan posisi menjaga jarak sesuai aturan protokol kesehatan.  “Pandemi COVID-19 tidak membuat kami berdiam diri, harus tetap kreatif dengan cara yang berbeda. Makanya tahun ini Dispersip merayakan hari Dongeng Nasional dengan berkunjung ke panti asuhan,” ucapnya.

Dikatakan, mendongeng dapat membangun imajinasi anak yang akan menentukan kesuksesan mereka di masa depan dan makna mendongeng adalah agar anak-anak senang dan mencintai cerita dari buku. “Cerita-cerita itu dapat menciptakan imajinasi di dalam otak. Kemampuan dalam berpikir dan membayangkan hal-hal yang baik di dalam otak adalah kunci kesuksesan bagi anak di masa depan,” ujarnya.  Ditambahkan, mendongeng (story telling) merupakan kegiatan positif yang bisa dilakukan setiap orangtua dan anak agar menjadi lebih dekat sehingga diharapkan orangtua aktif mendogeng untuk anaknya.

Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Banjarbaru Ichra Diyono berterima kasih kunjungan Dispersip dan mengharapkan bisa membawa manfaat positif bagi anak-anak yang ada di panti asuhan itu.  “Kami sangat senang dikunjungi apalagi anak-anak mendengar dogeng dan diharapkan menumbuhkan suatu pengalaman dan juga membangkitkan karakter anak-anak dalam membaca dan mendongeng,” katanya.

kalsel.antaranews.com