Penulis ini Apresiasi Dispersip Kalsel dan Semakin Bersemangat untuk Berkarya

Puluhan penulis Banua yang mengikuti sosialisasi undang-undang (UU) terkait hasil karya, menyambut baik upaya pelestarian arsip dan perhatian Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Hal tersebut disampaikan salah satu peserta asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Rasuna, yang ikut serta selama dua hari, dalam sosialisasi UU Nomor 12 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (KCKR), di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, akhir pekan kemarin. Ia senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini, karena menambah semangatnya untuk terus menulis.

Perempuan yang tinggal di Kecamatan Kandangan ini pun mendukung upaya pemerintah daerah, khususnya Dispersip Kalsel, dalam menjaga kelestarian KCKR, yang terancam hilang atau rusak jika tidak diserahkan. “Alhamdulillah, selain mendapat banyak pengetahuan, juga sekaligus bersilaturahmi dan saling berbagi dengan banyak penulis di Kalsel. Saya juga sudah menyerahkan buku yang saya buat, yang berjudul ‘Duka Sekeping Hati’ dan ‘150 Pantun Persembahan Gasan Banua’,” ungkapnya usai kegiatan, Sabtu (06/03/2021).

Peserta dari Kabupaten Tanah Bumbu, Muhammad Yusuf, juga menyampaikan hal senada, yang berharap lewat peraturan ini, karyanya bisa semakin bermanfaat untuk masyarakat dan generasi penerus. “Dengan adanya UU tersebut saya bisa lebih fokus menghasilkan karya, terlebih dapat penghargaan untuk dapat dipamerkan di perpustakaan,” papar guru sekolah dasar ini.

Karya Cetak dan Karya Rekam
Muhamad Yusuf bersama Kepala Dispersip Kalsel

Ia juga menginginkan dukungan Dispersip ini bisa terus berkelanjutan, guna meningkatkan literasi dan minat baca di Banua.

Sumber:jurnalkalimantan.com