Pengelola Perpustakaan SMA/Sederajat di Delapan Kabupaten Dapatkan Insentif Dari Dispersip Kalsel

Pengelola Perpustakaan Tingkat SMA/Sederajat di Delapan Kabupaten di Kalsel mendapatkan insentif dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel. Delapan Kabupaten tersebut yaitu Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HSR), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan, Tabalong, Tanah Laut dan Tanah Bumbu. Penyerahan insentif tersebut dilakukan dalam beberapa hari yang lalu oleh Kepala Seksi Pembinaan Perpustakaan, Hj. Arbayah atas instruksi dari Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie. Pembagian insentif itu untuk pengelola perpustakaan di 40 sekolah Tingkat SLTA/sederajat dimana satu kabupaten ada lima sekolah atas pengelolaan perpustakaan sekolah dari buku yang dipinjamkan oleh Dispersip Kalsel dengan program LTPS (Layanan Terpadu Perpustakaan Sekolah). Kegiatan ini atas kerjasama Dispersip Kalsel dengan Dinas Perpustakaan Kabupaten yang menentukan sekolah mana aja yang menerima program LTPS.

Jum’at (19/06), Kepala Dispersip Kalsel yang akrab disapa Bunda Nunung ini mengatakan program LTPS telah terlaksana selama tiga tahun terakhir yang tujuannya untuk meminjamkan buku dari Perpustakaan Provinsi Kalimantan Selatan kepada sekolah yang ditunjuk oleh Perpustakaan Kabupaten dengan cara meroling buku selama enam bulan sekali. “Pengelola perpustakaan sekolah diberikan insentif Rp150 ribu per orang untuk pengelola perpustakaan sekolah setiap bulan. Mereka ada yang berstatus ASN dan non ASN,” jelasnya.

Menurut Bunda Nunung, hal ini sebagai program untuk mendekatkan buku ke sekolah dengan berbagai bahan bacaan yang terbaru dan selama enam bulan agar sirkulasi buku di sekolah tersebut tidak membosankan dibaca oleh pemustaka khususnya siswa. “Dimasa yang akan datang Perpustakaan Daerah Kabupaten dan Kota dapat mengajukan tambahan program LTPS dengan syarat sekolah sudah mempunyai perpustakaan dan pengelola perpustakaan/pustakawan, belum pernah menerima bantuan LTPS selama satu tahun sebelumnya dan akses jalan menuju sekolah bisa dilalui kendaraan roda empat,” tambahnya.

Bunda Nunung berharap dengan program LTPS ini bisa memacu Kabupaten/Kota dalam hal pengembangan layanan perpustakaan sekolah tingkat SMP, SD dan Desa dimasing-masing daerah untuk diberikan insentif bagi pengelolanya dengan mendekatkan buku terbaru agar dapat memotivasi pengelola perpustakaan diwilayahnya masing-masing dari alokasi dana APBD.

Sementara, Perpustakaan Daerah Kabupaten Tabalong Hj. Norlita sebagai Kabid Layanan Perpustakaan dan Nu, zahan sebagai Pengelola Perpustakaan Sekolah SMKN 1 Danau Panggang Kabupaten Hulu Sungai Utara saat penyerahan Insentif tersebut menyatakan sangat bahagia dan senang dengan ada peminjaman buku LTPS tersebut. Pasalnya program ini akan menambah koleksi buku dan wawasan karena buku yang dipinjamkan baru-baru. Apalagi ditambah dengan insentif. Meskipin sedikit tapi dengan honor yang diberikan selama enam bulan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup di tengah Pandemi Covid-19 sekarang ini. Mereka juga berharap setiap tahun ada dipinjami buku LTPS.

abdipersadafm.co.id