Pemprov Kalsel Musnahkan 26.585 Arsip Biro Kepegawaian Sekretariat Tingkat I

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan, Nurliani Dardie mengatakan dalam pelaksanaan kegiatan yang digelar di Depo Arsip Provinsi Kalimantan Selatan ini sudah disetujui oleh Gubernur Kalimantan Selatan bahkan sudah diketahui oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

“Untuk pemusnahan berkas yang dimusnahkan ini sudah sepengatahuan dan disetujui oleh Gubernur Kalimantan Selatan dan ANRI,” ujar Bunda Nunung sapaan akrab Kadispersip Kalsel.

Nunung menyebutkan akibat menumpuknya arsip yang mencapai puluhan ribu ini, mengingat mesin pecacah keras mengalami kendala akhirnya melalui persetujuan Gubernur Kalimantan Selatan, pihaknya kembali mendapatkan mesin penghancur kertas yang baru dengan tujuan dapat memaksimalkan kegiatan tersebut.

“Jadi selain terlaksananya kegiatan ini, kami juga berterima kasih kepada Pemprov Kalsel melalui Bakeuda dan Bappeda yang sudah merealisasikan alat ini untuk kami,” ungkapnya.

Ia berharap setelah kegiatan yang digelarnya ini para Arsiparis dapat bekerja lebih maksimal, namun dirinya juga menginginkan agar nasib pegawainya juga perlu mendapatkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Mengingat perannya juga sangat penting dalam mengkoordinir pelaksanaan programnya.

“Peran Arsiparis sangat berdampak besar bagi program ke arsipan maka kami menginginkan agar Pemprov Kalsel bisa memikirkan nasib mereka agar dapat lebih maksimal dalam melakukan tupoksinya,” imbuhnya.

Selain memberikan dukungan kepada Arsiparisnya, pihaknya juga menemukan beberapa berkas yang saat itu cukup penting. Namun, karena sudah lama dan menumpuk Dispersip Kalsel harus memusnahkan berkas tersebut yang mencapai 26.585 arsip.

“Alhamdulillah, karena mesin pencacah kertas ini sudah kami dapatkan melalui bantuan Gubernur Kalsel dan Pemprov Kalsel akhirnya tumpukan berkas yang sangat banyak ini pun dapat diatasi,” pungkasnya.

Dalam kegiatan yang menerapkan sosial distancing dan psycal distancing ini, dibuka langsung oleh Kadispersip Kalsel dengan didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Kearsipan Dispersip Kalsel dengan dihadiri oleh perwakilan SKPD terkait yakni dari Biro Hukum Setdaprov Kalsel dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Selatan dengan melakukan penandatangan resmi terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.

abdipersada.co.id