Pascabanjir, Dispersip Kalsel Tancap Gas Tingkatkan SDM Perpustakaan

Pascabanjir, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali melakukan berbagai kegiatan untuk menggairahkan dan meningkatkan budaya literasi di Banua.

Selain menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait kearsipan, di waktu yang bersamaan juga digelar Pelatihan Perpustakaan Berbasis Informasi Teknologi, di tanggal 24—25 Februari, dan dilanjutkan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tenaga Pengelola Perpustakaan SMA/sederajat se-Kalsel, yang berlangsung pada tanggal 25—26 Februari.

Rakor yang menghadirkan pembicara dari Arsip Nasional ini digelar secara daring, sementara dua kegiatan lainnya secara tatap muka, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan membatasi peserta.  Berdasarkan data yang ada, sebanyak 60 dan 75 peserta yang mengikuti dua kegiatan luring tersebut, akan berlangsung di dua hotel di Banjarmasin.  “Perpustakaan berhak untuk mendapatkan pembinaan karier sesuai dengan tuntutan pengembangan kualitas SDM bidang perpustakaan, dan salah satu upaya pembinaan karier tersebut adalah melalui pendidikan dan bimbingan teknis perpustakaan,” papar Kepala Dispersip Kalsel, Dra. Hj. Nurliani, M.A.P., melalui siaran persnya, Sabtu (20/02/0221).

dispersip
Kepala Dispersip Prov Kalsel, Hj. Nurliani

Ditambahkannya, kegiatan ini merupakan tanggung jawab Dispersip Kalsel dalam hal pembinaan, baik tenaga pustakawan, pejabat, pengelola perpustakaan sekolah, dan dinas perpustakaan kabupaten/kota se-Kalsel, untuk dapat tetap meningkatkan kompetensinya walau di masa pandemi Covid-19.

Dengan meningkatnya SDM di bidang perpustakaan ini, ia harapkan dapat memperkuat kualitas layanan minat baca masyarakat dan anak di sekolah, lewat berbagai inovasi terstruktur dan sesuai dengan standar Perpustakaan Nasional.

sumber:jurnalkalimantan.com