Obati Trauma Pasca Bencana, Dispersip Kalsel Bawa Badut dan Pendongeng

Tim Dispersip Kalsel peduli kembali mendatangi Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), untuk melakukan aksi sosial. Dipimpin langsung Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel Nurliani Dardie, Tim Dispersip Peduli menggunakan motor trail, untuk menjangkau desa yang sulit dilalui roda empat.

Tim Dispersip peduli juga membawa 10 mobil perpustakaan keliling (pusling), sekaligus pendongeng dan badut untuk menghibur anak-anak, penyintas banjir.

Tim ini juga menyalurkan bantuan kebutuhan bahan pokok untuk warga yang terkena banjir bandang. “Sebelumnya, kami belum dapat menembus beberapa desa yang parah terdampak banjir. Makanya kami ganti ban mobil dan membawa lima kendaraan trail,” ungkap Nurlian, Rabu (10/2/2021).

Dia menambahkan, pihaknya akan didampingi anggota TNI, untuk meminta arahan dan sebagai pemandu menuju wilayah yang terisolir.

Bunda Nunung-sapaan akrabnya- menuturkan musibah banjir menyisakan traumatik bagi orang dewasa maupun anak-anak yang terdampak musibah. Oleh karena itu, badut dan pendongeng diharapkan mampu menghibur bagi penyintas banjir.

Baginya aksi sosial ini merupakan salah satu upaya untuk memulihkan dan mengobati rasa trauma masyarakat akibat bencana banjir besar beberapa waktu lalu. Terutama anak-anak, karena belum pernah menemukan musibah sedahsyat itu. “Kita bekerja sama dengan TNI untuk menghibur dan bermain bersama anak-anak di sana. Selain itu, tentu membagikan paket bantuan untuk anak-anak,” terang Bunda Nunung

Sementara itu Danramil 1002-07/Pagat Kapten Inf Andi Tiro menuturkan bahwa kami (TNI) akan selalu siap sedia mendampingi pemerintah, organisasi-organisasi  sosial manapun untuk melakukan trauma healing kepada warga korban banjir dan longsor. “Semoga dengan kegiatan ini, diharapkan warga korban banjir dan tanah longsor bisa ceria kembali untuk menatap masa depan.”tegas Danramil.

sumber:starbanjar.com