Nurliani Ingatkan Pengelola Perpus Terus Kembangkan Kompetensi

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel Hj Nurliani berharap para pengelola perpustakaan di Kalsel agar terus belajar mengembangkan kompetensi pada bidangnya. “Menambah pengetahuan dan keterampilan tidak memandang batas usia, tapi yang diperlukan adalah ketekunan, dedikasi dan kedisiplinan, oleh karena itu kita semua pengelola perpustakaan dituntut untuk terus belajar mengembangkan diri kita masing-masing,” ungkap Nurliani, Sabtu (20/2).

Untuk memfasilitasi pengembangan kemampuan pada pengelola Perpustakaan, Dispersip Kalsel Pada tanggal 25 – 26 Februari 2021 menggelar Bimtek Tenaga Pengelola Perpustakaan SMA/Sederajat se Kalimantan Selatan di Banjarmasin.

Rencana akan diikuti 60 pengelola Perpus dari berbagai sekolah. “Kegiatan Bimtek ini diselenggarakan guna memenuhi tuntutan agar setiap pengelola Perpustakaan SMA/Sederajat selalu meningkatkan kualitas pengetahuan dan keterampilannya serta kompetensi dalam pengelolaan perpustakaan sekolah setiap tahunnya,” papar Nurliani.

Tenaga perpustakaan berhak untuk mendapatkan pembinaan karier sesuai dengan tuntutan pengembangan kualitas SDM bidang perpustakaan dan salah satu upaya pembinaan karier tersebut adalah melalui pendidikan dan bimbingan teknis perpustakaan. Kegiatan ini merupakan merupakan tanggung jawab Dispersip Kalsel dalam hal pembinaan tenaga pustakawan agar tenaga pengelola perpustakaan ditingkat SMA/Sederajat di Kalsel tetap meningkatkan kompetensinya walau dimasa pandemi covid-19.

Tenaga Pengajar Bimtek Pengelola Perpustakaan ini adalah 1 (satu) orang Pejabat Perpusnas RI, 2 (dua) orang Pejabat Struktural Dispersip Kalsel dan 2 (dua) orang Pustakawan Disepersip Kalsel dengan materi teknik pengelolaan perpustakaan dari pengolahan bahan Pustaka, pelayanan pemustaka, pelestarian bahan Pustaka, promosi perpustakaan, pengembangan minat baca dan hal-hal lain perkembangan terbaru dalam dunia perpustakaan.

Nurliani juga  mengucapkan terima kasih kepada pengelola perpustakaan dan pustakawan se Kalimantan Selatan yang telah mengembangkan layanan perpustakaan di daerahnya dan mempromosikan minat baca. “oleh karenanya dalam rangka meningkatkan kompetensi SDM pengelola perpustakaan dan pustakawan Dispersip Kalsel selalu memprioritaskan kegiatan Kegemaran membaca dengan promosi minat baca dan program perpustakaan berbasis inklusi sosial yang diharapkan dapat meningkatkan derajat perekonomian dan kesejahteraan di Kalsel untuk Kalsel Cerdas,” pungkas Nurliani. Ary

sumber:jejakbanua.com