Narkoba Permasalahan Bersama, Dispersip Kalsel Siap Gelar Sedaring Peringatan HANI 2021

Sebagai bentuk kontribusi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam memerangi penyalahgunaan narkoba yang saat ini menjadi musuh bangsa, pihak Dispersip Kalsel bakal melaksanakan seminar dalam jaringan (sedaring) dalam rangka peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2021.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk hadirnya perpustakaan yang menyediakan berbagai informasi, termasuk memberikan edukasi, agar masyarakat terlebih generasi penerus bangsa bisa menjauhi narkoba, dan lebih mendekat ke perpustakaan.

Sebagai langkah awal, dipimpin langsung Kepala Dispersip Kalsel Hj Nurliani, bersama Sekretaris dan Kepala Bidang Pelayanan Dispersip Kalsel, bersilaturahmi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalsel, yang langsung disambut Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol Drs. Jackson Lapalonga, M.Si., Senin (07/06/2021).

Dalam pertemuan ini disampaikan maksud dan tujuan kedatangan rombongan Dispersip Kalsel, yakni untuk bekerja sama dan meminta langsung Kepala BNNP Kalsel dapat mengisi dan memberikan edukasi serta pengetahuan, melalui sedaring dalam rangka peringatan HANI 2021. “Kami berharap webinar nanti bisa memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat luas, terutama mengenai bahaya narkoba, hingga dapat mendorong terciptanya sumber daya manusia berkualitas dan generasi muda yang unggul,” ungkap Bunda Nunung (Sapaan akrab Kepala Dispersip Kalsel).

Di kesempatan yang sama, Kepala BNNP Kalsel menyampaikan, penyalahgunaan narkotika menjadi permasalahan serius, terutama yang melibatkan generasi milenial. Untuk itu, guna mewujudkan SDM unggul dan Tangguh, membutuhkan perhatian khusus sedini mungkin. “Saya awalnya kaget, namun bangga, karena permasalahan narkoba ini juga menjadi konsep dari pada kegiatan dinas yang dipimpin oleh Ibu ini. Karena memang pengalaman saya dari tahun 2012 sudah di BNN, beberapa BNNP dan 4 kali menjadi Kepala BNNP di beberapa wilayah, ini fakta yang saya sampaikan, respon dari dinas-dinas yang sangat kurang terhadap pencegahan pemberantasan penyebaran peredaran narkoba,” ucap jendral bintang satu ini.

Ia menambahkan, bahwa pihaknya selalu mengajak untuk bersinergi bersama, karena narkoba adalah permasalahan bangsa dari generasi ke generasi, hingga terobosan Dispersip Kalsel patut mendapat apresiasi, karena peduli terhadap permasalahan narkoba.

Usai kunjungan tersebut, Dispersip Kalsel melanjutkan koordinasi dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel, yang diterima Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Tri Wahyudi.

HANI 2021
Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Tri Wahyudi bersama Kepala Dispersip Kalsel

Ia menyambut baik kedatangan dan rencana sedaring yang akan digelar Dispersip Kalsel, dengan harapan nantinya, peserta atau orang tua bisa lebih aktif mendampingi perkembangan anak, hingga menyatakan sikap anti penyalahgunaan barang-barang haram tersebut. “Untuk pembinaan ketahanan keluarga, orang tua dilatih untuk merubah perilaku anak menjadi lebih baik,” jelasnya.

Dengan sinergi ini nantinya, Dispersip Kalsel berharap bisa membantu kinerja BNNP Kalsel dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika di Provinsi Kalimatan Selatan, hingga dapat mendukung perkembangan literasi dan lahirnya generasi yang unggul di Banua.

Sumber:jurnalkalimantan.com