Menyesuaikan Diri Dengan Perkembangan Dispersip Kalsel Ajak Perpus Sekalsel Untuk Jalankan Perpus Oline

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel menggelar Workshop Perpustakaan Berbasis Informasi Teknologi bagi Pengelola Perpustakaan se-Kalimantan Selatan, Rabu (24/2).

Kadispersip Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan tujuan dari workshop itu untuk mengembangkan layanan perpustakaan di masa informasi teknologi. “Melalui workshop ini kami mengajak perpustakaan daerah di Kalsel untuk menyesuaikan dengan perkembangan informasi teknologi saat ini” ucap Nurliani.

Transformasi berbasis informasi teknologi, ujar Nurliani, juga dapat membantu masyarakat khususnya pelajar atau mahasiswa agar bisa mengakses buku- buku perpustakaan dari rumah. “Mereka yang aktivitasnya dibatasi, bisa mengakses perpustakaan dari rumah,” singkat Nurliani.

Sementara itu, Pustakawan Ahli Utama Perpusnas RI, Nelwaty selaku narasumber mengatakan transformasi perpustakaan berbasis informasi teknologi sangat diperlukan terlebih di masa pandemi saat ini.

“Kita fokus dengan permasalahan COVID-19 saat ini, pandemi ini membuat pergerakan kita terbatas. Untuk itu perpustakaan harus memberikan layanan-layanan yang sifatnya bisa menjangkau masyarakat jauh atau yang tidak bisa datang ke perpustakaan secara fisik,” ucap Nelwaty. Untuk itu, sudah seharusya perpustakaan daerah mulai mendigitalisasikan koleksi buku yang dimiliki, kedalam elektronik seperti I-Kalsel milik Disepersip Kalsel maupun E-Pusnas.

Mendukung hal tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Laut, Rheody Erhansyah menyambut optimis transformasi perpustakaan berbasis informasi teknologi. “Kami siap menerima, kebetulan kami ada pustakawan baru yang paham dengan IT. Jadi dari sisi SDM saya sudah cukup siap,” Pungkas Rheody.

sumber:lensabanuaaa.blogspot.com