Membangun Imajinasi dan Kreativitas Melalui Literasi di Masa Pandemi Covid 19

Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi kalimantan Selatan terus melakukan inovasi dan terobosan dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Dibawah kepemimpinan Kepala Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi kalimantan Selatan Hj Dra Nurliani Dardie M.AP, biasa di sapa Bunda Nunung, mengatakan memasuki tahun 2021, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan membuat berbagai gebrakan untuk meningkatkan minat baca masyarakat di Banua.

Salah satu Gebrakannya di bulan April 2021 di Masa Pandemi Covid 19 belum usai, yakni mengadakan Talkshow Virtual Dispersip ke 25.
Adapun tema yang diangkat adalah, “Promosi Minat Baca & Kecerdasan Literasi”, Untuk kegiatan virtual rencana dilakukan, Selasa (16/3/2021) pukul 09.00 Wib atau Pukul 10.00 Wita, menghadirkan narasumber, Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs.Rikwanto,S.H M.Hum dan Moderator Randu Alamsyah (Penulis dan Jurnalis).

Bunda Nunung menegaskan, Pandemi tidak menjadi penghalang untuk berkegiatan, dilaporkan kemarin bahwa dalam setahun ini kurang lebih 25 webinar tingkat nasional dilaksanakan dengan narasumber hebat seperti najwa shihab pun di datangkan. Waktu banjir dan bencana melanda banua, Dispersip juga melaksanakan kegiatan langsung terjun ke lapangan, kurang lebih sebulan mereka memberikan bantuan tenaga, sembako dan lain-lain, bahkan mereka juga menghibur anak-anak dengan membawa badut ke desa hantakan, Palnam memang terbaik,” ujarnya

Sementara itu berbagai ragam komentar dari warganet menghiasi sosmed Ibu cantik dan energik ini, yakni, Hikmat Kurnia, Ketua IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) dari Jakarta yang notabene Ibukota Negara yang berpuisi “Nyalakanlah hatimu dengan ahlak mulia.
Hidupkanlah pikiranmu dengan bacaan yang baik, seperti api dinyalakan dengan kayu bakar.

Nyalakanlah minat baca dengan semangat tak kenal lelah. Hidupkanlah dunia literasi dengan upaya tak gampang menyerah seperti ombak menghantam karang. Bergeraklah walau pandemi terus menghadang. Bersiasatlah walau peluang berhasil begitu kecil. Jangan takut kegelapan, sebab kegelapan memberimu peluang untuk menemukan cahaya.

Untuk kemajuan dunia literasi tak boleh ada kata menyerah kalah. Petakanlah peluang, bikinlah formula, dan wujudkanlah dengan tindakan nyata.

Lanjut Hikmat Kurnia, Acara Promosi Minat Baca dan Kecerdasan Literasi adalah langkah Dispersip Kalsel untuk terus menghidupkan minat baca dan menyalakan literasi. “Selamat, Turut bangga, Salam literasi, pungkas”, Hikmat Kurnia.

Dan, Drs Nurcahyono, SS. M Si Pembina Utama Muda (IV /C) Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Sekolah/ Madrasah dan Perguruan Tinggi mengatakan “baru sekarang saya dengar seorang Jendral Polisi jadi Narasumber promosiin minat baca, mungkin baru di kalsel ini, ujarnya.

Sementara, Ilham, S.Sos, MM, Pustakawan Ahli Muda DPK Kab. Luwu Prov. SulSel, Menurut saya tema yang diangkat pada kesempatan ini merupakan sebuah tema yang menarik dan brilian dari seorang Bunda Nunung, beliau ini sangat care terhadap pengembangan perpustakaan dan peningkatan literasi di kalimantan Selatan. Selama ini saya pun selalu mengikuti kegiatan melalui webinar, dan beliau menjadi sosok yang inspiratif bagi kami sebagai Pustakawan, dan juga ini bukan rekayasa Bunda, namun murni dari pemikiran dan penilaian saya selama ini melalui kegiatan-kegiatan bunda, sukses, ujarnya.

Begitu juga Dra Titiek Kismiyati, M.Hum, Pustakawan Ahli Utama Perpusnas RI, Topik tentang promosi minat baca dan kecerdasan literasi adalah topik yg selalu menarik untuk dibahas. Lebih menarik lagi karena narasumber yang diundang adalah Kapolda yang sehari-hari pasti lebih banyak sibuk menangani masalah keamanan dan ketertiban. Saya dan para peserta webinar pasti sangat antusias ingin mendengarkan diskusi beliau tentang minat baca dan literasi. “Apresiasi sekali kepada bapak Kapolda yang berkenan meluangkan waktunya untuk membahas tentang topik ini,” bangganya.

Kemudian dari Mahpudi MT, ketua umum IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) Jabar, “Salut buat Dispersip Kalsel yang tak kenal henti mempromosikan minat baca dengan melibatkan publik figur yang jadi panutan seperti bapak Kapolda Kalsel,” Acara yang inspiratif dan semoga memotivasi warga Kalsel untuk makin banyak membaca dan menulis, terutama di masa pandemi covid-19 ini, ujarnya.

Selanjutnya, Ahmad Fikri Hadin, SH., LL.M (Penulis, Dosen FH ULM, Pegiat Literasi) Peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi dan Good Governance ULM, “Pian (saya) harus dikelilingi orang yang tekun dan selalu mendukung. Sekali lagi salut dan takzim ulun (saya), Serdadu di depan, “Pian (kamu) orangnya taktis dan konkrit, Walaupun ulun (saya) hanya mengenal pian (kamu) dari forum dan kisah kawan-kawan pian (kamu), tidak banyak kaya (seperti) pian (kamu) ulun (saya) temui, dan Dedikasi dan kerja keras, ujar Fikri.

Ada lagi komentar dari Kepala Sekolah  SMPN 2 Banjarbaru, “Seharusnya pian (kamu) itu dapat penghargaan layak dan aktif dari pemerintah dari Covid waktu penanganan Banjir paling gigih dan aktif untuk kemanusian dan paling aktif dari Dinas lain serta punya didikasi tinggi dan kreasi kada (tidak) habis-habisnya dalam tugas, Ulun (saya) menilai pian (kamu)  orang yang seperti bunda ini sampai ke Tanjung ikut TMMD kodim, sekarang gandeng Polda lagi, luar biasa, ujar Kepsek SMPN 2 Banjarbaru. Terakhir Sekdakot Banjarbaru ” Keren Bunda  bersama Kapolda Kalsel dan Randu Alamsyah,” singkatnya.

Bunda Nunung mengatakan, pihaknya hanya melakukan apa yang bisa dilakukan untuk perbaikan di bidang pokok dan fungsinya, Atau dalam hal ini di bidang kepustakaan dan kearsipan. “Untuk menaikkan pelayanan publik di Perpustakaan Palnam tidak bisa dilakukan setengah-setengah,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, peningkatan layanan publik di Perpustakaan Palnam tidak dapat dilakukan sendiri, harus dapat melibatkan seluruh elemen, ia menanamkan visi dan misi Perpustakaan Palnam kepada seluruh pegawai. Implikasinya, memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang berkunjung ke perpustakaan.

Terakhir Bunda Nunung mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggotanya yang satu pekan terakhir tiada henti membantu. Ia berharap hal ini dapat menjadi alasan bergembiranya keluarga besar Dispersip Palnam Peduli dan masyarakat di lingkungan sekitar. “Dispersip Palnam Peduli tetap ada dan akan terus bermanfaat untuk bangsa ini,” tegasnya.

Jumlah pendaftar online Talk Show Virtual Dispersip ke 25, dengan tema “Promosi Minat Baca & Kecerdasan Literasi,” kerjasama Dispersip Kalsel dan Polda Kalsel terus bertambah. Hingga Selasa (16/3) pukul 23.00 WITA, lebih 137 pendaftar terdata sementara. “Alhamdulilah, melihat semangat para pendaftar ini, Kami makin termotivasi untuk meningkatkan minat baca masyarakat Kalimantan Selatan. Kuota hanya 1000 partisipan, ujar Bunda Nunung

Menurut informasi yang ada Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi kalimantan Selatan salah satu SKPD yang teraktif dalam hal bergerak dan berkegiatan.

Sumber:Liputan4.com