Medan Berat Tak Surutkan Dispersip Peduli

Medan berat yang harus dilalui menuju desa-desa di Pegunungan Meratus Hulu Sungai Tengah, tak menyu­rutkan semangat dan kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel untuk men­yalurkan bantuan kepada korban banjir.

Tim Dispersip Kalsel Peduli langsung di bawah pimpinan Kepala Dispersip Kalsel Dra Hj Nurliani untuk yang ke berapa kalinya menyalurkan bantuan kepada para korban banjir di kawasan Meratus, sembari meng­hibur anak-anak korban banjir dengan menampilkan badut-badut lucu dan menye­diakan buku-buku cerita untuk anak-anak.

Kepala Dispersip Kalsel Hj Nurliani mengatakan, pihaknya menyalurkan bantuan kema­nusiaan di Kampung Papagaran Desa Patikalain. Sebelum ke Papagaran, Tim Dispersip Kalsel Peduli men­datangi Desa Datar Ajab, sebuah desa di puncak Gunung Meratus dengan harus melewati jalan yang terjal dan curam. “Kami bersama rombongan tak gentar melewati medan yang terjal menuju ke puncak Pegu­nungan Meratus, selama bisa membawa kebahagiaan bagi anak-anak di sana, kami ba­hagia,” kata Nurliani, Sabtu (13/2).

Begitu tiba di Kampung Papagaran sebut Nurliani yang akrab Bunda Nunung ini, sekitar 100 anak-anak dan pemuda setempat sangat an­tusias men­yambut kedatangan rombongan Tim Dispersip Kalsel Peduli yang mem­bawakan makanan ringan, mendongeng, dan badut-badut lucu. Tadinya, pihaknya akan mem­bawa mobil perpustakaan keliling. Namun, karena jalannya yang menanjak dan terjal, maka mobil itu harus ditinggalkan, dan rombongan beralih menggunakan motol trail.

Saat berada di Kampung Papagaran, Nurliani sempat berbincang dengan pemuda setempat, yang menginginkan dibangun sekolah induk, se­hingga anak-anak usia sekolah bisa bersekolah. “Mereka ingin sekali sekolah induk, bukan fillial dan sudah disampaikan dengan Babinsa yang melanjutkan ke pemda,” ucap Nurliani, yang menyem­pat­kan menghibur anak-anak di Desa Patikalain dan Desa Mu­rung B, sepulang dari Papagaran.­

matabanua.co.id