Literasi di Tengah Pandemi Covid-19 Jadi Fokus Dispersip Kalsel

Diskusi virtual itu, mengangkat tema tren dekorasi ruangan dengan serat alami, peluang usaha di tengah pandemi. Program tersebut dilaksanakan tanggal 1 September 2020. “Kegiatan ini, merupakan bagian dari pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Sehingga,  menjadi fokus Dispersip Kalsel,” Kepala Dispersip Kalsel Nurliani, Senin (10/8/2020) kemarin.

Ia menjelaskan, perpustakaan hadir tidak hanya sebagai wadah orang datang membaca dan meminjam buku. Namun, sudah saatnya bertransformasi agar memiliki nilai dan manfaat tinggi bagi masyarakat. “Melalui pendekatan, perpustakaan harus mampu menjadi ruang terbuka bagi masyarakat guna memperoleh semangat baru. Solusi dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan,” ucap Bunda Nunung, sapaan akrabnya.

Kata dia, transformasi perpustakaan berbasis sosial ditandai adanya ketersediaan dan kemudahan akses bagian pustaka. Menjadi sumber informasi bermutu bagi masyarakat. “Penguatan literasi, akan terjadi perubahan terhadap pengetahuan dan perilaku individu. Sehingga, berdampak pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan,” ungkapnya.

Seperti diketahui, diskusi virtual nantinya akan menghadirkan narasumber pemilik Galleria Kria Banjarbaru, Martha Krisna. Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di bidang kerajinan.

koranbanjar.net