Lima LKD Kabupaten/Kota Berkunjung ke Depot Arsip Provinsi Kalsel, Ini yang Dilakukan

Salah satu indikator tata kelola Pemerintahan yang baik ditentukan dengan tata kelola kearsipan yang baik pula.  Oleh karenanya negara wajib hadir untuk mewujudkan tata kelola kearsipan yang baik terebut.  Secara nasional penyelenggaraan kearsipan merupakan tanggung jawab Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).  Untuk di Daerah tentunya menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah dalam hal ini Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Penyelenggaraan kearsipan meliputi penetapan kebijakan, pembinaan kearsipan dan pengelolaan arsip yang didukung oleh sumber daya manusia, prasarana dan sarana, serta sumber daya lain yang sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan.

Guna mewujudkan budaya tertib arsip dan penyelenggaraan kearsipan berjalan secara optimal dibutuhkan pengawasan untuk mengawal dan mengawasi penyelenggaraan kearsipan khususnya di daerah. LKD Provinsi maupun Kabupaten/Kota disamping mereka diaudit oleh Lembaga Kearsipan di tingkat atasnya, mereka juga melakukan audit kepada SKPD lain yang menjadi tanggung jawabnya dalam hal penyelenggaraan kearsipan. Untuk mewujudkan hal itu maka pada hari rabu dan kamis (18 dan 19 November 2020) ada beberapa perwakilan dari Lembaga Kearsipan Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan berkunjung ke Depot Arsip Provinsi Kalimantan Selatan untuk melaksanakan konsultasi dan koordinasi sehubungan dengan kegiatan pengawasan kearsipan dan hal-hal teknis lainnya. Lima LKD Kabupaten/Kota tersebut adalah dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabalong, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Tanah Bumbu, Dinas Kearsipan Kabupaten Balangan dan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru.

Materi yang mereka konsultasikan antara lain mengenai teknis audit ataupun pengawasan kearsipan, prosedur penilaian dan pemusnahan arsip, dan hal-hal teknis sesuai tupoksi mereka.   Adapun dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu melanjutkan kegiatan magang kearsipan dari hari sebelumnya, yang mana pada hari ini pembelajaran mengenai Sistem Informasi Kearsipan Nasional – Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (SIKN-JIKN).  SIKN-JIKN ini termasuk point penting penilaian dalam pengawasan kearsipan. Dengan kegiatan kunjungan sekaligus konsultasi dan koordinasi ini diharapkan LKD Provinsi maupun Kabupaten/Kota masing-masing dapat menyamakan presepsi dan berbenah untuk meningkatkan kinerjanya dalam rangka mewujudkan kearsipan yang lebih baik di masa yang akan datang.

banjarmasin.tribunnews.com