Lalui Jalan Berlumpur dan Seberangi Jembatan Darurat, Bunda Nunung Temui Lia

Aksi kepedulian tim Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berlanjut di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kali ini, rombongan yang langsung dipimpin Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Kadispersip) Kalsel, Hj. Nurliani, mendatangi bocah umur 6 tahun, Lia, salah satu korban banjir bandang dan longsor yang ditinggal ayah dan ibu beserta dua kakaknya, hingga ia menjadi yatim piatu dan sebatang kara.

Berdasarkan informasi yang didapat, kedua orang tua Lia dan saudaranya harus kehilangan nyawa, usai tertimpa banjir bercampur lumpur yang menindih rumah mereka.

Lia

Didampingi beberapa aparat dari Komando Distrik Militer 1002/Barabai, Bunda Nunung (sapaan akrab Kadispersip Kalsel) nekat menemui langsung Lia, di Desa Patikalain, Kecamatan Hantakan.

Tidak hanya melalui tanjakan dan tikungan tajam, rombongan juga harus melewati jalan berlumpur, hingga menyeberangi licinnya jembatan darurat.

Sesampainya di pondokan yang menampung Lia, Bunda Nunung terbawa suasana hingga ikut mengeluarkan air mata, namun ia tetap berusaha menghibur.

“Perjalanan yang begitu sulit menuju ke sini, namun tidak sesulit cobaan yang dihadapi Lia. Kami hanya dapat membantu sedikit, ini amanah Paman Birin (Sapaan akrab Gubernur Kalsel, red), dan dari Presiden Republik Indonesia,” ungkapnya melalui siaran persnya kepada jurnalkalimantan.com, Rabu (03/02/2021).

Tidak hanya berhenti di sini, Tim Palnam Peduli juga menyasar beberapa desa lainnya untuk menghibur anak-anak korban banjir dengan dongeng dan badut, sekaligus memberikan bantuan paket kebutuhan bahan pokok kepada warga yang terdampak banjir parah.

Sumber : Jurnalkalimantan.com