Komisi IV Apresiasi Dinas Perpustakaan dan Arsif

Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi terhadap Dinas Perpustakaan dan Arsif Kalsel dalam mengakomodir peraturan daerah (perda) khususnya tentang disabilitas dan penguatan fasilitasi pendidikan karakter.

Pasalnya, perda-perda yang sudah dibuat DPRD Kalsel harus dilaksanakan dengan pihak terkait di SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan khususnya Dinas Perpustakaan dan Arsif Kalsel.

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, HM Lutfi Saifuddin, mengatakan, anggaran kearsifan terus bertambah ini menunjukan kepedulian Pemprov Kalsel terhadap minat baca masyarakat kalsel dan begitu pentingnya arsip pemprov.

“ Kami mewanti-wanti kepada Dinas Perpustakaan bahwa dengan adanya membuat perda disabilitas dan penguatan fasilitasi pendidikan karakter, tadi mereka akan lebih lagi masuk ke sekolah keagamaan dan pesantren baik membantu pengadaan buku dan bahan bacaan disana,” ujar Lutfi usai rapat dengar pendapat dengan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsin Kalsel, Dra. Hj. Nurlia Dardie beserta jajarannya di gedung DPRD Kalsel di Banjarmasin, Jumat (27/12).

Tahun 2020 nanti akan membuat perpustakaan khusus disabilitas dan dewan sangat mengapresiasi terhadap Pemprov Kalsel.

Ini sudah mengakomodir perda-perda yang sudah dibentuk, semoga saja dinas lain bisa mengikutinya.  “ Tentu kami mengharapkan ini bisa terus meningkat sesuai keuangan daerah,” jelasnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsin Kalsel, Dra. Hj. Nurliani Dardie, mengatakan, Januari 2020 langsung star dimana pada 11 Januari akan mendatangkan Marsela simon Artis penulis buku anak, danlainnya.

Untuk mempromosikan minat baca kalau diam-diam mana orang tahu ada menyediakan perpustakaan. Dengan berkegiatan macam-macam maka orang akan tahu dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsin Kalsel.

Tahun 2019 mendatangkan penulis-penulis dan duta baca di Dinas Perpustakaan dan Arsif. Tahun 2020 nanti dengan persi lain melakukan road show ke kabupaten/kota se Kalsel.

Minat baca itu penting untuk meningkatkan kualitas hidup orang, tapi bagaimana unggul kalau tidak bisa membaca. Buku itu tidak ketinggalan zaman, buku secara konvensional tidak tergantikan.

Sebenarnya tahun 2019 anggaran Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsin Kalsel turun dari tahun 2018. Tapi bukan penurunan itu dinas tidak baik melaksanakan program. Tahun 2018 anggaran mencapai Rp 21 miliar menjadi Rp 38 miliar.

matabanua.co.id