Kedatangan Tim Perpus Diharapkan Berkelanjutan

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel terus memicu minat membaca, mulai anak-anak TK/PAUD, pelajar dan mahasiswa serta masyarakat dari wilayah perkotaan hingga pelosok dengan berbagai cara, seperti talkshow, seminar, jumpa tokoh/idola, mendongeng, hingga datang langsung ke sekolah-sekolaholeh tim perpustakaan keliling menggunakan minibus maupun trail.

Kepala Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Al Istiqamah Banjarmasin, Zainal Ilmi Sag MPd mengatakan, gagasan Dispersip Kalsel seperti mendatangi langsung siswa di sekolah dengan membawa buku-buku, sangat tepat, apalagi sekolah yang dikunjungi berada di lokasi terpencil.

Zainal menyarankan, kedatangan Tim Perpus palnam ini dilakukan berkelanjutan atau terjadwal, sehingga buku yang dibawa bisa dipinjam atau dibawa pulang siswa dan dikembalikan pada kedatangan berikutnya.

Saran serupa disampaikan pihak PAUD Sang Pemimpin di Kota Banjarmasi yang sempat dikunjungi tim perpus Palnam ini.

“semoga ini bukankunungan yang pertama dan terakhir. Kami seluruh dewan guru dan siswa berharap kedatangan tim kembali ke sekolah kami,” ujar Kepala Sekolah PAUD Sang Pemimpin, Bastiah MPd di lokasi terpisah.

 

Sementara, PSBW Melati Banjarbaru adalah lokasi terakhir yang disinggahi tim untuk meminjamkan buku-buku agar dibaca anak-anak di sana. Kasi Pembina dan Resosiallisasi, PSBW Melati, DR Asful Anwar MM juga sangat senang tempatnya disinggahi mobil Perpus Palnam.

“Klien PSBW Melati sangat antusias dengan adanya mobil perpus keliling,” ujarnya.

Tim Perpus Palnam yang acap kali mendatangi sekolah-sekolah terpencil itu bahkan tidak mengenal hari libur kerja dan tidak memperdulikan tingkat kesulitan jalan yang harus dilalui. Seperti yang dilakukan, Jumat (24/1) tadi. Tim Perpus Palnam ini mendatangi tiga lokasi sekaligus yang ada di Kota Banjarmasin dan Banjarbaru. Padahal, cuaca saat itu tengah hujan lebat.

Namun usaha tim pun tidak sia-sia. Siswa Taman Kanak-kanak/PAUD dan madrasah yang didatangi sangat antusias, terlebih mereka dihibur dengan badut yang disediakan khusus untuk menemani mereka membaca buku-buku kesukaannya.

Sumber : www.baritopost.co.id