Karya tulis “Perpustakaan Sebagai Ruang Instalasi Darurat Literasi” Jadi Pemenang Lomba Menulis Guru Se Kalsel

Lomba menulis bagi guru se Kalsel yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) akhirnya mendapatkan sang pemenang. Karya tulis berjudul “Perpustakaan Sebagai Ruang Instalasi Darurat Literasi” oleh Dian Mahardhika seorang guru dari SMAN 1 Kotabaru menjadi yang terbaik diantara puluhan peserta lainnya.

Dian mengungkapkan dari tulisannya tersebut Ia ingin menekankan bawah di indonesia saat ini sedang dilanda darurat literasi. “Hal itu dibuktikan dalam uji kemampuan dasar Literasi oleh Programme for International Student Assessment (PISA), setiap 3 tahun sekali Indonesia itu masih berada di posisi terbawah,” katanya. usai menerima hadiah di aula Dispersip Kalsel Senin (15/6/2020).

Bahkan nilai rata rata literasi Indonesia di bawah rata rata internasional ditambah terjadi penurunan 26 poin untuk kegiatan literasi. “Oleh karena itu sangat penting sekali bahwa mengembangkan tulisan seperti kegiatan literasi untuk menjawab tantangan itu,” terangnya. Sehingga menurutnya sebagai seorang ujung tombak dari kegiatan literasi para guru sangatlah penting untuk menumbuhkan kecintaan membaca dan menulis pada anak didiknya. “ini sangat penting untuk sebagai motivasi untuk para guru mengembangkan kegiatan literasi,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Nurliani Dardie mengungkapkan lomba yang diharapkan sebagai motivasi para guru agar terus memberikan karyanya ini akan dijadikan agenda tahunan. “Melihat antusias peserta kita akan jadikan agenda tahunan dan juga rencananya dengan mengikuti teknologi perkembangan zaman yakni di era industri 4.0,” tutur Bunda Nunung sapaan akrab Kadispersip Kalsel. Sementara karya para guru ini, kata bunda Nunung akan di cetak dan di bukukan untuk menambah koleksi buku yang ada di Perpuspalnam. Untuk diketahui juara 2 diraih Abdul salam dari SMKN 3 Banjarbaru yang berjudul “Eksistensi perpustakaan Versus Media Sosial” .

Pementara juara 3 di menangkan Badrudin dari SMAN 1 Rantau Badauh Barito Kuala dengan judul “Elegi dari Tumpukan Buku Berdebu,” sebuah narasi historis perpustakaan SMA 1 Rantau badauh Barito Kuala tahun 1994- 2020.

rri.co.id