Karya Penulis Banua Dapat Dibaca melalui Aplikasi iKalsel

Di masa pandemi Covid-19 saat ini, kehadiran iKalsel, yang merupakan aplikasi milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), kian terasa manfaatnya, karena masyarakat atau pemustaka yang  enggan ke luar rumah, bisa dengan mudah mengaksesnya untuk mengisi waktu luang dengan membaca.

Apalagi koleksinya semakin variatif, dengan ditambahkannya sejumlah karya dari penulis Banua. “Untuk memperkaya koleksi iKalsel, baru-baru tadi kami mengunggah buku-el karya para penulis banua,” ungkap Kepala Dispersip Kalsel, Hj. Nurliani, M.AP, melaui siaran persnya kepada jurnalkalimantan.com, Sabtu (22/08/2020).

Adapun buku terbaru tersebut adalah Aneka Kuliner Khas Kalimantan Selatan karya Rita Khairina. Banjarbaru: Sejarah, Pesona dan Potensi, karya Randu Alamsyah. Antologi Puisi Terus Melangkah, karya Agustina Thamrin. Mozaik Sejarah Banjar dan Masjid-masjid Bersejarah di Kalimantan Selatan, karya Aliansyah Jumbawuya dan Ahmad Barjie.

Selain itu, ke depan direncanakan lebih banyak lagi karya penulis Banua yang difasilitasi untuk dipublikasikan ke aplikasi iKalsel, seperti dari Sainul Hermawan, sastrawan sekaligus Dosen di Universitas Lambung Mangkurat, yang sudah menyatakan kesediaannya untuk menyerahkan beberapa karyanya. “Sepertinya tidak banyak atau mungkin belum ada Dispersip provinsi maupun kabupaten/kota yang memasukkan karya penulis daerah ke layanan daring mereka”, papar Bunda Nunung, sapaan akrab Kepala Dispersip Kalsel.

Bunda Nunung Menambahkan, bahwa dimasukkannya karya-karya penulis banua ini, juga sebagai wujud nyata penerapan Undang-undang Nomor 13  Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Rekam, agar terpelihara di bagian deposit. “Biasanya para peneliti atau mahasiswa yang ingin membuat skripsi, sering datang ke bagian deposit ini. Kebanyakan yang mereka cari adalah buku-buku lokalitas Kalimantan Selatan yang susah dicari di luar,” tambah Nurliani.

Bunda Nunung juga berharap, bisa lebih banyak lagi menggandeng para penulis asal Kalsel, untuk berpartisipasi di layanan daring tersebut, guna memudahkan para pembaca mengakses dan mengambil manfaatnya. Seperti diketahui, aplikasi ini sudah diluncurkan tahun 2018 lalu oleh Gubernur H. Sahbirin Noor.

jurnalkalimantan.com