Kampung Pintar Juara Pertama Perpustakaan Desa Se Kalimantan Selatan

Perpustakaan Desa Kampung Pintar Kabupaten Tabalong dengan nilai 793 menjadi juara pertama dalam lomba Perpustakaan Desa dan kelurahan tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang di selenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Selatan, Sabtu (1/5/21).

Disusul peringkat ke 2 perpustakaan berkat ilmu Desa Tambak Sirang Laut Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar dengan nilai 747 dan di peringkat ke 3 diraih oleh Perpustakaan Antam Desa Tambalangan Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Penilaian dilakukan oleh tim juri, dengan kriteria penilaian dari Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola perpustakaan, ketersediaan buku baca, sarana dan prasarana, sirkulasi buku, keanggotaan dan komitmen Pemerintah Desa yang dalam pengembangan layanan perpustakaan desa serta keterlibatan masyarakat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan Dra Hj Nurliani Dardie mengatakan, pengelolaan perpustakaan desa merupakan penopang indikator Provinsi Kalsel dalam meraih nilai tertinggi tentang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) se Indonesia tahun 2020. “Hal ini merupakan keberhasilan Dispersip Kalsel dalam melakukan pembinaan Perpustakaan Umum, sekolah dan desa, khusus di Kalimantan Selatan dilakukan secara masif yang tiada henti melakukan promosi budaya literasi dan minat baca,” tandasnya.

Lebih lanjut Hj Nurliani Dardie mengatakan, bahwa Perpustakaan Desa merupakan penopang peningkatan kesejahteraan dan perekonomian di desa yang direplikasi menjadi perpustakaan berbasis inklusi sosial untuk berkegiatan masyarakat di desa. “Harapannya Perpustakaan Desa Kampung Pintar di Kabupaten Tabalong dapat meningkatkan lagi nilai yang diperoleh sehingga bisa mengharumkan Kalimantan Selatan diajang perlombaan tingkat nasional pada saat tim juri dari perpusnas RI nanti melakukan penilaian,” pinta Hj Nunung sapaan akrab Hj Nurliani Dardie.

Semoga dimasa yang akan datang, hadir lagi perpustakaan-perpustakaan desa lain yang dapat mewakili Provinsi Kalimantan Selatan ke tingkat nasional. “Kita Dispersip Kalimantan Selatan bersama Dispersip kabupaten dan kota akan terus melakukan pembinaan guna peningkatan kecerdasan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan serta perekonomian masyarakat di desa dari ketersediaan perpustakaan desa,” pungkas Hj Nunung.

Sumber:https://www.beritapembaruan.id/