Kalimantan Selatan Akan Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2019

Kalimantan Selatan Akan Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2019

Pemerintah melalui BKKBN (Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional) menetapkan puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) dipusatkan di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan tema ‘Hari Keluarga, Hari Kita Semua’ dan slogan ‘Cinta Keluarga, Cinta Terencana’. Puncak seremoni akan jatuh pada 6 Juli 2019.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor menyatakan pihaknya sudah siap menjadi tuan rumah sejak akhir tahun 2018. Gubernur yang biasa dipanggil Paman Birin ini mengajak seluruh masyarakat Kalsel untuk bergerak dalam menyukseskan perhelatan Harganas 2019 mendatang.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan membangun Kalsel mulai dari unit terkecil, yakni keluarga untuk membangun suatu masyarakat sejahtera lahir dan batin,” ujar Paman Birin.

Sementara Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) M. Yani menyatakan peringatan Harganas merupakan upaya pemerintah dalam mengembalikan fungsi keluarga sebagai pembentuk karakter anak.

“Karakter anak dapat terbentuk dari keluarga. Sedang pemerintah juga mengupayakan agar keluarga kembali berkumpul di meja makan. Bukan hanya untuk makan, namun memaknai arti keluarga sebelumnya yang kini agak hilang sudah maknanya,” tambah Yani.

Kegiatan Menarik di Puncak Peringatan

Berbagai acara menarik dipersiapkan untuk meramaikan puncak peringatan Harganas tahun ini. Ada dua kegiatan utama yang akan berlangsung pada 1-6 Juli 2019, yakni puncak acara dan pameran yang dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Kalsel, serta pasar rakyat yang rencananya akan dipusatkan di Lapangan Murjani, Banjarbaru.

Selain itu, akan ada berbagai seminar, Camping Generasi Berencana (GenRe) BKKBN, bakti sosial Harganas, sunatan massal, donor darah, dan sebagainya. Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat menyentuh semua lapisan masyarakat di Banjarbaru atau Kalsel secara khusus, dan masyarakat Indonesia secara umum.

Untuk diketahui, Harganas pertama kali dilaksanakan di Provinsi Lampung pada tahun 1993. Pemerintah melalui Keputusan Presiden RI No. 39 tahun 2014 tentang Hari Keluarga Nasional menetapkan 29 Juni sebagai peringatan Hari Keluarga Nasional.

Peringatan Harganas berdasarkan perjuangan menuju kemerdekaan mengharuskan mayoritas kepala keluarga zaman dulu meninggalkan keluarganya menuju medan perang. Berdasarkan penelusuran sejarah, Belanda secara de facto baru menyerahkan kedaulatan bangsa Indonesia sepenuhnya pada 22 Juni 1949.

Seminggu kemudian, tepatnya 29 Juni 1949, para pejuang baru kembali ke keluarganya masing-masing. Peristiwa inilah yang kemudian menjadi landasan bagi peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas), yakni hari kembali ke keluarga.

Harganas dimaksudkan untuk mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara. Keluarga diharapkan menjadi sumber yang selalu menghidupkan, memelihara, memantapkan, dan mengarahkan kekuatan tersebut sebagai perisai dalam menghadapi persoalan kehidupan dewasa ini.

Tujuan dari peringatan Harganas adalah meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat terhadap pentingnya keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera dalam kerangka ketahanan keluarga, dan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam penerapan 8 fungsi keluarga yang terdiri dari agama, cinta kasih, perlindungan, ekonomi, pendidikan, reproduksi, sosial dan budaya, serta lingkungan. Kemudian dapat mewujudkan penerapan 4 pendekatan ketahanan keluarga, yakni keluarga berkumpul, keluarga berinteraksi, keluarga berdaya, serta keluarga peduli dan berbagi.

 

Sumber: https://health.detik.com/advertorial-news-block/d-4541844/peringatan-hari-keluarga-nasional-2019-akan-digelar-di-kalsel