Jadi Juara dan Peserta Termuda di Duta Baca Kalsel 2019, Ini Kata Icha

Gelar sebagai Duta Baca Kalimantan Selatan (Kalsel) 2019 berhasil direbut oleh perempuan bernama lengkap Rachmi Nafissa Ramadhan yang merupakan perwakilan peserta dari Tabalong ini.

Pasalnya perempuan yang akrab disapa Icha ini berhasil keluar sebagai pemenang dalam ajang pemilihan Duta Baca Kalsel 2019 yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Kalsel pada Kamis (11/7/2019) di Perpustakaan Palnam Banjarmasin.

Icha keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan sekitar 14 peserta lainnya yang merupakan perwakilan dari berbagai kabupaten dan kota yang ada di Kalsel, dengan torehan nilai tertinggi yakni 65.

Kepada banjarmasinpost.co.id, Icha pun mengaku senang sekaligus bangga karena mampu menyabet gelar terbaik dalam ajang tersebut. Terlebih menjadi peserta termuda.

“Alhamdulillah sangat senang dan bangga. Dan sempat tidak menyangka juga karena peserta lainnya lebih berpengalaman. Ada yang mahasiswa bahkan juga guru,” kata perempuan kelahiran Tabalong, 1 Desember 2000 ini.

Juara Duta Baca Tabalong 2017 ini pun mengaku tidak ada persiapan khusus yang dilakukannya untuk mengikuti lomba Duta Kalsel 2019 tersebut terlebih hanya dikabari untuk mengikuti lomba hanya beberapa hari sebelumya.

“Baru beberapa hari sebelumnya saja dikabari, dan saya hanya dapat kisi-kisinya lalu itu saja yang saya pelajari,” katanya.

Alumni SMAN 1 Tanjung ini pun ternyata memang memiliki minat atau ketertarikannya akan dunia literasi ini sejak masih duduk di bangku TK.

“Dari TK sudah suka baca apalagi sering dibelikan orangtua majalah anak-anak seperti Bobo dan Tiko. Kemudian kelas tiga SD saya sudah sering ke perpustakaan di Tabalong bahkan tiap hari saya kesana karena berdekatan juga dengan tempat saya belajar mengaji. Jadi sebelum atau sesudah ngaji saya pun main baca-baca disana,” jelasnya.

Menyandang gelar sebagai Duta Baca Kalsel 2019, tentunya Icha pun memiliki sebuah tanggung jawab untuk meningkatkan minat literasi di Banua.

Terkait hal ini, Icha pun rupanya sudah mempersiapkan program yang bahkan sudah djalankankannya yakni mengajak anak muda di sekitarnya untuk menyukai dunia literasi.

“Saya ingin menyebarkan virus literasi ini dimulai dari ruang lingkup kecil misalnya teman-teman saya. Kemudian kalau sudah berhasil, harapannya mereka pun menyebarkannya lagi,” katanya.

Kepala Dispersip Kalsel Hj Nurliani Dardie mengatakan, kegiatan pemilihan duta baca kelanjutan dari program serupa di tahun sebelumnya.

Perempuan yang akrab disapa bunda Nunung ini menambahkan, tujuan diadakannya duta baca daerah untuk meningkatkan minat baca dan pembudayaan kegemaran membaca didaerah melalui promosi secara mandiri, inovatif dan berkarakter lokal.

“Kita mengadakannya sesuai dengan kebutuhan kita di Kalsel, yang sangat perlu untuk pengembangan ke depannya,” ucapnya.

Bunda Nunung pun berharap duta baca terpilih nantinya bisa menumbuhkembangkan inisiatif daerah dalam promosi kegemaran membaca di lingkungan masyarakat.

“Dengan memunculkan public figur yaitu duta baca di setiap daerah maka diharapkan dapat meningkatkan kunjungan perpustakaan,” pungkasnya.(banjarmasinpost.co.id.frans rumbon)

 

(banjarmasinpost.co.id.frans rumbon)