Inpassing Menjadi Pustakawan Masih Terbuka Bagi PNS

Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Fungsional Pustakawan melalui Penyesuaian (Inpassing) masih terbuka hingga 2021.

Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional, Dedi Junaedi mengatakan saat ini jumlah pustakawan tidak sebanding dengan perpustakaan yang tersebar di Indonesia.

“Saat ini jumlah perpustakaan di Indonesia lebih dari 3 ribu, 170 ribu perpustakaaan sekolah dan belum lagi perpustakaan khusus. Sedangkan jumlah pustakawan PNS hanya sebanyak 3.417 orang,” sebutnya saat ditemui di Hotel Tree Park, Senin (22/7).

Dari perbandingan tersebut, aparatur sipil Negara (ASN) yang ingin menjadi pustakawan masih memiliki kesempatan yang panjang. Ia mengatakan, kesempatan ini terbuka bagi PNS dengan berbagai latar belakang disiplin ilmu lain. Meskipun sebelumnya harus melalui tahapan dan pelatihan terlebih dulu.

“Dari staf biasa, PNS manapun sesuai kepangkatan jabatannya, boleh,” tambahnya.

Mengacu pada Permenpan 42 tahun 2018 tentang inpassing, pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional yang dimaksud dilakukan untuk jabatan fungsional kategori keterampilan, jabatan fungsional jenjang ahli pertama, ahli muda dan ahli madya.

Selanjutnya, PNS harus mengikuti dan lulus uji kompetensi di bidang jabatan fungsional yang akan diduduki. Sekretaris Dispersip Kalsel, M Ramadhan, turut menambahkan pengangkatan PNS berdasarkan rekomendasi dari instansi pembina.

“Rekomendasi dari kepala atasannya kemudian tentu ada tahapan persyaratan

 

Sumber : apahabar.com