Hore! 40 Pengelola Perpus Sekolah Terima Insentif

40 pengelolaan perpustakaan sekolah tingkat SMA/sederajat di delapan kabupaten di Kalsel mendapat insentif dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel. Delapan kabupaten itu yaitu Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan, Tabalong, Tanah Laut (Tala) dan Tanah Bumbu (Tanbu).
Insentif ini diberikan atas kerjasama pengelola perpustakaan sekolah yang ikut membantu program Layanan Terpadu Perpustakaan Sekolah (LTPS) dari Dispersip Kalsel. Buku-buku yang dipinjamkan Dispersip Kalsel. Nilainya Rp150 ribu per bulan, dan diberikan 6 bulan sekali.

Salah satu penerima insentif, Kabid Layanan Perpustakaan Kabupaten Tabalong, Hj Norlita melihat program dari Dispersip Kalsel ini sangat membantu perpustakaan di kabupaten.  “Koleksi buku perpus dan wawasan anak-anak bertambah, karena buku yang dipinjamkan ke kami semuanya baru-baru,” ujarnya. Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut setiap tahun. “Apalagi ditambah insentif, biar sedikit, Alhamdulillah, disaat pandemi ini sangat terasa,” tambahnya.

Kepala Diseprsip Provinsi Kalsel, Hj Nurliani Dardie mengungkapkan program LTPS telah terlaksana 3 tahun terakhir. Diberikan kepada pengelola baik yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN.  “Program ini mendekatkan buku ke sekolah, setiap enam bulan ditarik diganti yang baru, sirkulasi buku ini agar tidak bosan di baca pemustaka,” jelas wanita yang disapa Bunda Nunung ini. Ia mengimbau, ke depan Perpustakaan Daerah Kabupaten/Kota dapat mengajukan tambahan program LTPS.

“Syaratnya mudah, sekolah punya perpustakaan dan pengelola perpustakaan, belum pernah menerima bantuan LTPS 1 tahun sebelumnya dan akses jalan menuju sekolah bisa dilalui kendaraan roda 4,” katanya.
www.reportasekalimantan.com