Harbuknas 2020 Dispersip Kalsel Ajak Orang Tua Tanamkan Literasi Diusia Dini

Hari Buku Nasional merupakan sebuah perayaan untuk memperingati pentingnya budaya membaca yang setiap tahunnya diperingati tepat pada 17 Mei. Pada momen ini, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel, Dra Hj Nurliani Dardie, mengajak para orang tua untuk lebih mendekatkan anak-anak dengan buku terutama di usia dini. “Bertepatan momen Hari Buku Nasional kali ini, saya mengimbau para orang tua untuk mengenalkan dan mendekatkan buku kepada anak anaknya di usia sedini mungkin untuk menambah daya minat baca,” ujar wanita yang akrab disapa Bunda Nunung ini, Sabtu (16/5/2020).

Agar anak-anak terutama usia dini tertarik untuk membaca buku, ujar bunda Nunung bisa dilakukan dengan mensiatinya mengunakan buku buku yang berwarna. “Misalnya, menaruh buku-buku yang warna dan gambar yang mencolok di dekat anak-anak. Bahkan bisa saja dicampur dengan mainannya,” tuturnya. Membudayakan literasi diperlukan proses yang panjang dan seharusnya diawali dari lingkungan terkecil yaitu lingkungan keluarga. “Sebab mengenalkan anak di usia dini dengan buku, diyakini bisa menciptakan generasi pembelajar yang berkualitas, perlu peran keluarga,” jelasnya.

Membaca buku menurutnya harus disukai semua kalangan dari anak anak hingga dewasa, sebab untuk menjadi orang yang berkualitas gemar membaca adalah salah satu kuncinya. Untuk diketahui penetapan Hari Buku Nasional berdasarkan momentum berdirinya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada 17 Mei 1980.

rri.co.id